Maknai HUT ke-5: PBB Karimun Alihkan Perayaan untuk Bantuan Korban Bencana Sumut, Donasi Dibuka!

Karimun – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 mereka dengan cara yang mulia dan penuh solidaritas.

Alih-alih menggelar perayaan mewah, organisasi ini memutuskan untuk mengalihkan seluruh anggaran perayaan mereka demi membantu korban bencana banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan.

ADVERTISEMENT

Perayaan sederhana digelar di Sekretariat DPC PBB, Kompleks Telaga Riau, Kamis, 4 Desember 2025, namun makna dari momen tersebut jauh lebih besar daripada kemeriahannya.

Wakil Ketua PBB Karimun, Maszan P Sianturi, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini kita tidak membagikan sembako karena dana yang biasanya digunakan kita alihkan sepenuhnya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terdampak banjir dan longsor,” ujar Sianturi.

Tindakan ini menunjukkan komitmen PBB Karimun untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan internal organisasi.

Tidak berhenti di pengalihan dana internal, PBB Karimun juga membuka pintu donasi bagi seluruh masyarakat Karimun yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini.
Penggalangan donasi akan dilakukan secara masif selama satu minggu ke depan, dimulai pada Jumat, 5 Desember 2025.

“Teman-teman PBB yang mengenakan atribut warna merah akan turun ke jalan, termasuk di lokasi lampu merah, untuk menghimpun bantuan dari masyarakat,” jelasnya.

Seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung oleh PBB kepada warga di Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan, memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

Sianturi menegaskan bahwa semangat kepedulian PBB selalu melampaui batas suku dan agama. Sejak berdiri, PBB Karimun aktif dalam kegiatan bakti sosial, seperti gotong royong di berbagai rumah ibadah, baik masjid maupun gereja.

“Sesuai tagline kami, ‘Satu Rasa, Satu Jiwa, dan Gotong Royong’, PBB selalu menjunjung tinggi solidaritas. Kita tidak memandang suku, semua bersaudara. Bila ada pihak lain yang membutuhkan bantuan, kita selalu siap,” terangnya.

Menjelang Natal 2025, PBB juga telah merencanakan kembali kegiatan penjagaan dan pengamanan gereja, menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Karimun.

ADVERTISEMENT

Memasuki usia lima tahun, PBB berharap dapat semakin solid, semakin dikenal melalui kegiatan kemanusiaan, dan semakin memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Karimun.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article