Menu

Mode Gelap

Warta · 18 Mei 2022 23:07 WIB

Menkes RI Resmi Canangkan BIAN 2022 di Tanjungpinang


					Menkes Budi Hadir Pencanangan BIAN 2022 di Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Menkes Budi Hadir Pencanangan BIAN 2022 di Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, meresmikan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (18/3). 

Kegiatan tingkat nasional itu juga turut dihadiri para Gubernur dari 26 Provinsi secara virtual. 

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan itu, Menkes Budi, menyampaikan program imunisasi merupakan salah satu tindakan yang memfokuskan pada aspek promotif dan preventif. 

Dimana, mengedapankan upaya pencegahan dengan membuat masyarakat lebih sehat daripada mengobati yang sakit. Tindakan ini juga jauh lebih efektif dan murah dibandingkan dengan upaya mengobati. 

“Imunisasi ini penting agar melindungi anak-anak kita ketika dewasa nanti agar jauh lebih sehat dan pintar. 

Ia menjelaskan, secara resmi Kemenkes menambah jumlah imunisasi rutin wajib bagi anak-anak. Jika semula vaksinasi rutin hanya berjumlah 11, kini menjadi 14 vaksin. 

Ketiga vaksin tambahan tersebut terdiri dari vaksin PCV (pneumococcal conjugate vaccine), vaksin HPV (human papillomavirus), dan vaksin Rotavirus. Masing-masing vaksin memiliki fungsi pencegahan penyakit yang berbeda. 

Vaksin PCV bertujuan mencegah penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus. Kemudian vaksin HPV untuk mencegah kanker leher rahim (kanker serviks) dan vaksin Rotavirus untuk mencegah diare berat yang disebabkan virus Rota 

“Vaksin baru ini dipertimbangkan karena penyakit ini menjadi yang mematikan di Indonesia,” katanya. 

ADVERTISEMENT

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan tujuan kegiatan ini menandai dimulainya BIAN guna meningkatkan kesadaran masyarakat terkait imunisasi. 

Agar target capaian imunisasi 2023 dan bebas polio 2026 tercapai. 

“Kegiatan ini dilakukan 2 tahapan, pertama hari ini untuk 26 Provinsi, dan tahap ke-2 pada Agustus mendatang untuk provinsi di Jawa dan Bali,” ucapnya. 

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menerangkan imunisasi merupakan langkah memberika warna terhadap masa depan anak. Karena dengan sukses melakukan akan menghasilkan SDM yang berkualitas dan sehat kedepannya. 

“Target sasaran untuk imunisasi pada BIAN ini sebanyak 24.461 anak yang tersebesar di 7 kabupaten/kota,” sebutnya. 

Ia juga mengapresiasi, Kota Tanjungpinang terpilih sebagai pusat pelaksanaan BIAN karena berhasil menerima penghargaan Juara Satu sebagai Kota dengan Cakupan Imunisasi Rutin Tertinggi Triwulan I Tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Operasi Patuh Jaya 2024 Digelar 15-28 Juli, Ini 14 Jenis Pelanggaran Lalu-Lintas yang Ditindak

15 Juli 2024 - 09:44 WIB

IMG 20220602 151321 233 e1654168644951

Alami Masalah Medis Saat Melintasi Laut Natuna Utara, Basarnas Evakuasi Kru Kapal TRF Kashima

15 Juli 2024 - 09:13 WIB

WhatsApp Image 2024 07 15 at 07.42.16

Tutup Diklat BST-KLM dan SKK 60, Ini Pesan Kepala KSOP Kelas I TBK ke Peserta

14 Juli 2024 - 10:43 WIB

IMG 20240714 WA0005 11zon

Menaker RI Resmikan Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam, Peluang Turunkan TPT

11 Juli 2024 - 14:49 WIB

Menaker RI Ida Fauziyah Resmikan Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam

Pemprov Kepri Kucurkan Anggaran Hingga Rp 226 Miliar untuk Pilkada 2024

11 Juli 2024 - 14:36 WIB

Ilustrasi Pilkada Kepri 2024

Inovasi Mesin Pengering Ikan Asin dari Tanjungpinang Masuk Nominasi TTG Tingkat Nasional

11 Juli 2024 - 13:59 WIB

Inovasi TTG Mesin Pengering Ikan Asin dari Tanjungpinang
Trending di Warta