Bintan – Ibu-ibu PKK bersama Kepala Desa dan masyarakat sekitar menggelar kegiatan penanaman cabe yang dilaksanakan di samping Posko KKN STAIN, RT 02, RW 01, Desa Dendun, pada Jumat (21/8/2026).
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai wujud partisipasi dan dukungan terhadap program yang telah digagas oleh warga desa.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat ekoteologi, yaitu cara pandang yang memaknai kepedulian terhadap alam dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab dan ibadah manusia kepada Sang Pencipta.
Menanam cabe secara mandiri, sekecil apa pun skalanya, dipandang sebagai bentuk nyata syukur atas karunia alam sekaligus ikhtiar menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Ibu Eva Riana, S.H., Ketua PKK Ibu Ayu, jajaran Ibu-ibu PKK, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, serta masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini mencerminkan semangat gotong royong dalam merawat lingkungan dan memperkuat kebersamaan di tingkat desa.
Kegiatan ini digagas dan diajak langsung oleh Ibu-ibu PKK bersama Ibu Kepala Desa, Eva Riana, S.H. Berbeda dari kegiatan pada umumnya, acara ini tidak diawali dengan sambutan atau seremoni, melainkan langsung dilaksanakan dalam bentuk praktik bersama menanam cabe.
Mahasiswa KKN hadir mengikuti dan membantu jalannya kegiatan yang telah disiapkan oleh Ibu-ibu PKK dan warga desa.
Praktik dilakukan secara bertahap, mulai dari mencampur media tanam (tanah), memasukkan tanah yang telah dicampur ke dalam polibag hitam, hingga menanam bibit cabe ke dalam polibag tersebut. Ibu-ibu PKK, warga, dan mahasiswa KKN bekerja bersama-sama dalam setiap tahapan tersebut, saling membantu dan berbagi pengetahuan seputar teknik dasar bercocok tanam yang baik.
Menanam cabe secara mandiri melalui media polibag ini sekaligus menjadi langkah kecil namun nyata dari warga Desa Dendun dalam merawat alam dan memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri. Cara pandang ekoteologis memandang tanah, air, dan tumbuhan bukan sekadar sumber daya untuk dieksploitasi, melainkan titipan yang harus dijaga dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.
Bagi mahasiswa KKN, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar langsung dari warga tentang cara mengelola lahan dan bercocok tanam, sekaligus meresapi nilai-nilai kepedulian lingkungan yang telah lama dihidupi oleh masyarakat Desa Dendun dalam keseharian mereka.
Kegiatan menanam cabe ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara Ibu-ibu PKK, masyarakat Desa Dendun, dan mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, sekaligus memperkuat jalinan kerja sama di berbagai bidang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menambah pengetahuan bersama, khususnya dalam hal teknik dan cara menanam cabe yang baik dan benar.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, ditandai dengan gotong royong antara warga dan mahasiswa mulai dari pencampuran tanah, pengisian polibag, hingga penanaman bibit cabe selesai dilakukan. Suasana akrab dan penuh canda tawa turut mewarnai jalannya kegiatan, menegaskan bahwa merawat lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, guyub, dan penuh kegembiraan.
Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dijalankan dan dikembangkan secara mandiri oleh warga Desa Dendun, sehingga semangat ekoteologi dalam merawat bumi dapat terus dihidupi dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.