Menu

Mode Gelap

Warta · 12 Nov 2022 12:48 WIB

Ombudsman Kepri: Sekolah Harus Bebas Kampanye Politik


					Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Dr Lagat Siadari. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Dr Lagat Siadari. Foto: Ist/kepripedia.com

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dr Lagat Siadari angkat bicara terkait isu liar adanya pejabat ke sekolah berkampanye. 

Ia mengatakan, lingkungan sekolah harus steril dari kepentingan-kepentingan berbau politik. Tak elok jika dilakukan di lingkungan sekolah. 

ADVERTISEMENT

“Pada pasal 280 UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, ada tiga tempat yang dilarang diakses berkampanye oleh Peserta Pemilu yakni tempat ibadah, pendidikan dan fasilitas pemerintah. Memang betul saat ini belum masuk masa kampanye tapi ini dapat dimaknai boleh berkampanye di sekolah”, jelas Lagat melalui pesan daring pada Jumat (11/11). 

Menurut dia, penjabat diperbolehkan untuk berkunjung ke sekolah sepanjang tidak ada kepentingan berbaur politik hingga menggunakan atribut partai dan secara langsung meminta dukungan politik. 

”Provinsi Kepulauan Riau kan kental dengan kearifan lokal budaya Melayu yang menjaga keadaban dan kesantunan kehidupan bermasyarakat. Kami (Ombudsman RI Kepri) berharap agar para politisi di Kepri tidak menghalalkan segala cara untuk pencitraan dengan memanfaatkan fasilitas yang dilarang diakses untuk berkampanye,” tutur Lagat.

Lagat meminta penyelenggara fasilitas yang dilarang untuk diakses berkampanye, berani menolak kedatangan pejabat apabila tidak terkait langsung akan tugas dan fungsinya.

”Penyelenggara, tidak hanya sekolah, tapi seluruh penyelenggara fasilitas yang tidak boleh digunakan untuk berpolitik, jangan takut untuk menolak. Siapapun itu, mau itu Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Bupati dan DPRD atau pengurus partai politik, jika ada muatan politis dan minta dukungan politis, harus ditolak,” tegasnya.

Ombudsman RI Perwakilan Kepri sebagai lembaga pengawas pelayanan publik akan melakukan pengawasan akan hal ini dan mengajak masyarakat turut melakukan pengawasan.

Sebelumnya, tersiar kabar Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina berkunjung ke salah satu sekolah yang disangka oleh sejumlah pihak kampanye politik. 

ADVERTISEMENT

Sejatinya kunjungan ke sekolah itu dalam rangka meningkatkan motivasi belajar para siswa, dan mencegah mereka agar tidak terpengaruh dengan kegiatan negatif. 

Namun, beredar informasi istri Wali Kota Batam itu diduga melakukan kampanye politik kepada siswa/siswi.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon
Trending di Warta