BINTAN — Ketua Forum Kabupaten Bintan Sehat, Hafizha Rahmadhani, turun langsung meninjau pembangunan sarana sanitasi dan air minum di Kelurahan Tembeling Tanjung dan Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (4/8). Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 ini tengah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Hafizha bersama Tim Pembina Kabupaten Bintan Sehat tidak hanya memeriksa kondisi fisik bangunan. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan warga dan perangkat desa setempat. Tujuannya satu: mendengar langsung masukan dari mereka yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Kami ingin memastikan setiap program yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Hafizha di sela-sela peninjauan.
Baginya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya sampai pada tahap selesai dibangun. Ada yang lebih penting, yaitu sejauh mana manfaatnya bisa dirasakan dan dijaga keberlanjutannya oleh warga.
Baca Juga
Hafizha mengingatkan bahwa sanitasi layak dan air minum aman adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Dua hal ini, menurutnya, menjadi fondasi penting untuk mewujudkan keluarga sehat dan lingkungan yang bersih.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut merawat fasilitas yang telah dibangun. Harapannya, manfaatnya bisa dinikmati tidak hanya sekarang, tetapi juga oleh generasi mendatang.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini juga sangat menentukan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Hafizha berharap sinergi antara pemerintah, Forum Kabupaten Bintan Sehat, dan masyarakat terus terjalin. Tujuannya jelas: mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkualitas.