Menu

Mode Gelap

Warta · 29 Jul 2023 12:25 WIB

Pelaku Ekraf di Batam Curhat Barang Dikirim ke Luar Dipungut Pajak, Sandi: Akan Disampaikan ke Menkeu


					Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi kegiatan KaTa Kreatif 2023. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi kegiatan KaTa Kreatif 2023. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Memparekraf), Sandiaga Uno mengunjungi kegiatan KaTa Kreatif 2023 di Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (28/7) malam.

Dalam kunjungan itu, Sandiaga memotivasi seluruh pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk bangkit dan berkembang. Mulanya Sandi memberikan tips yang harus dilakukan oleh pelaku ekraf dalam mengembangkan usahanya.

ADVERTISEMENT

Yakni gerak cepat, gerak bersama dan garap seluruh potensi online (3G). Sementara pemerintah dalam mendukung ekraf menurutnya harus tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat.

Sandi sedikit bercerita, saat merintis perusahaan yang mana memiliki karyawan tiga orang hingga sekarang mempunyai ribuan orang karyawan.

“Saya mulai usaha, berawal dari kegagalan dari kegagalan itu bangkit yang kini punya karyawan 30 ribu orang,” ujarnya saat workshop KaTa Kreatif malam itu.

“Batam adalah kota ke-23 kita menyelenggarakan KaTa Kreatif. Melalui event ini Saya ingin menyapa pelaku UMKM yang juga pelaku usaha ekonomi kreatif berpotensi yang ada di Kota Batam,” tambah dia.

Saat sesi tanya dengan pelaku ekraf, Nurli langsung mengeluhkan masalah yang dihadapi saat mengembangkan usahanya. Ia mangku kesulitan untuk mensuplai produksi ke luar daerah.

“Saya usah pempek dan lain-lain yang telah mengantongi perizinan. Tapi saat adanya pengiriman produk ke luar, seperti Sumbar dan Palembang kami terkendala,” ujar Nurli pada kepripedia.

Pasalnya seluruh produk yang akan dikirim ke luar daerah dikenakan pajak. Inilah yang menjadi penyebab utama turunnya omset penjualan.

ADVERTISEMENT

Menurut hematnya kendala ini sudah dua tahun yang dikeluhkan, bahkan setiap sosialisasi sudah kerap dikeluhkannya, namun belum ada respons dari pemerintah.

“Biaya mahal untuk pengiriman. Banyak reseller yang membatalkan rencana untuk bekerjasama. Pajak ini dibebani ke kami,” ujarnya.

Mendengar hal itu, Sontak membuat kaget Sandi. Ia berjanji akan menindak lanjuti ke Menkeu.

ADVERTISEMENT

“Saya baru dengar, akan kita tindak lanjuti dan sampaikan kepada Ibu Menteri Keuangan, karena Bea Cukai itu berada di bawah kewenangan Ibu Sri Mulyani,” imbuh dia.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bupati Nizar dan Gubernur Ansar Lepas Takbir Keliling di Dabo

10 April 2024 - 22:00 WIB

IMG 20240410 WA0064

Tahun 2024, Pemda Bintan Siapkan Rp 5,5 M untuk Insentif RT/RW

8 April 2024 - 20:34 WIB

IMG 20240328 WA0101

Sambut Idul Fitri 1445 H, Segini Besaran THR Honorer, PTT dan THL Pemkab Bintan

7 April 2024 - 21:29 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan

Polda Kepri Siapkan 216 Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran di Pelabuhan Punggur

6 April 2024 - 11:38 WIB

IMG 20240406 WA0004 11zon

KPPLP Adakan Mudik Gratis Naik Kapal Negara Kijang-Dabo, Kuota Terbatas

6 April 2024 - 08:58 WIB

IMG 20240406 050552 888 01 11zon

Jamin Keamanan Mudik, BNN Tanjungpinang Tes Urine Penumpang dan ABK Pelabuhan SBP

5 April 2024 - 13:13 WIB

IMG 20240405 WA0043
Trending di Warta