Menu

Mode Gelap

Politik · 31 Des 2022 12:31 WIB

Peminat Calon Senator dari Kepri Meningkat, Ada Nama Kajati, Mantan Gubernur, hingga Anggota DPRD


					DPD RI. Foto: Istimewa Perbesar

DPD RI. Foto: Istimewa

Kontestasi pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Kepulauan Riau pada 2022 mendatang kian menarik. Hal itu terbukti dari tahapan penyerahan berkas dan bukti dukungan yang baru dilaksanakan KPU, ada sejumlah nama populer dari berbagai kalangan.

Mulai dari, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri yang masih aktif, Gerry Yasid. Kemudian, mantan Gubernur Kepri periode 2005-2010, Ismeth Abdullah, mantan Bupati Lingga periode 2014-2019, Alias Wello.

ADVERTISEMENT

Lalu, anggota DPD RI incumbent, seperti, Ria Saptarika, Dharma Setiawan, Haripinto Tanuwidjaja, dan Richard Hamonangan Pasaribu juga masih masuk dalam daftar bakal calon senator yang akan bertarung.

Selain itu, juga ada beberapa nama yang sudah tak asing turut meramaikan pesta demokrasi tersebut. Diantaranya, anggota DPRD Kepri dari PKB, Sirajuddin Nur. Selanjutnya, putri mantan wakil Gubernur Kepri periode 2010-2015 Soerya Respationo, Dwi Ajeng Sekar Respaty. Tokoh masyarakat Penyengat yang juga ASN aktif di Pemprov Kepri, R. Imran Hanafi.

Mantan anggota DPRD Kepri, Hotman Hutapea, Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kepri, Stephane Gerald Martogi Siburian. Mantan DPD RI, Hardi Selamat Hood, pemuka agama David Farel Sibuea. Kemudian, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Kepri, Sunarto Poniman, lalu Juanda, dan Andhika Bintang Prasetya.

Komisioner KPU Kepri, Arison, menuturkan peminat dalam pelaksanaan kontestasi pemilihan DPD RI dari Kepri pada tahun ini meningkat. Dimana, pada tahun 2018 lalu, total bakal calon mendaftar sebanyak 14 orang, sementara yang lolos 12 orang.

“Sementara tahun ini, sudah 17 orang yang sudah memenuhi syarat dukungan. Ditambah ada bakal calon perempuan pada tahun ini,” ungkapnya, Jumat (30/12).

Menurut Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kepri ini, pada tahapan tersebut para bakal calon hanya menyerahkan berkas dan bukti dukungan. Lalu dilanjutkan dengan verifikasi administrasi yang dilakukan KPU Kepri Mulai 30 Desember 2022 sampai 12 Januari 2023 mendatang.

Pada tahapan ini pula, para bakal calon yang masih berstatus ASN, pegawai, BUMN, BUMD, partai politik, dan lainnya sesuai dengan aturan perundang-undangan belum melampirkan bukti mengundurkan dari profesi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Bukti itu diperlukan, saat pendaftaran calon DPD RI yang akan dimulai pada 1-14 Mei 2023 mendatang,” sebut Arison.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kepri, Widiyono Agung Sulistiyo, menyebut dari 17 bakal calon yang sudah melengkapi syarat saat ada 2 orang yang berstatus ASN. Yakni, Gerry Yasid dan R Imran Hanafi.

“Selain itu, ada juga bakal calon yang masih berstatus kader parpol,” tuturnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Menakar Kans Politik Firmansyah di Pilkada Karimun 2024, Antara Duel dan Duet

6 Juni 2024 - 09:51 WIB

IMG 20240606 WA0004 11zon

Luncurkan Tahapan Pilkada 2024, KPU Karimun Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

28 Mei 2024 - 11:54 WIB

IMG 20240528 WA0029 11zon

IMKL Secara Terbuka Dukung Bacalon Bupati Lingga, Mantan Ketua Beri Kritik Menohok

24 Mei 2024 - 12:18 WIB

Demisioner Ketua IMKL 2017-2019 Ryan

NasDem Lingga Disanksi Teguran Langgar Administrasi Pemilu, Bagaimana Nasib Caleg Terpilih?

13 Mei 2024 - 14:16 WIB

Ketua KPU Lingga Ardhy Aulia

Nasdem dan KPU Lingga Diputuskan Bersalah Lakukan Pelanggaran Administrasi Pemilu 2024

13 Mei 2024 - 14:03 WIB

Sidang pelanggaran administratif KPU dan Nasdem Lingga oleh bawaslu kepri

Firmansyah dan Eri Suandi Kompak Kembalikan Berkas Pencalonan ke PDIP Karimun

11 Mei 2024 - 16:59 WIB

IMG 20240511 WA0015 11zon
Trending di Politik