Menu

Mode Gelap

Advertorial · 15 Feb 2022 21:34 WIB

Pemprov Kepri Dorong Percepatan Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Kabupaten Karimun


 Gubernur Ansar rapat teknis pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: Istimewa Perbesar

Gubernur Ansar rapat teknis pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong percepatan rencana pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah di Kabupaten Karimun.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menilai pengembangan bandara tersebut merupakan upaya mendukung melengkapi infrastruktur demi percepatan investasi di Kabupaten Karimun.

Karena peningkatan kapasitas bandara Raja Haji Abdullah akan sangat mendukung pengembangan kawasan FTZ di wilayah tersebut.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun tengah menggesa penyelesaian kewajiban masing-masing pemerintah terkait rencana pengembangan bandara Raja Haji Abdullah,” ungkapnya dalam rapat teknis pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (15/4).

ADVERTISEMENT
advertisement

Ia memaparkan, adapun yang menjadi kewajiban Pemprov Kepri adalah penerbitan izin lingkungan dan izin pelaksanaan reklamasi serta proses alih fungsi kawasan hutan lindung di area perpanjangan runway 09.

Selain itu, dibutuhkan juga rekomendasi Gubernur Kepri terkait penetapan master plan dan penyusunan dokumen persiap dan penetapan lokasi. Pemprov Kepri juga berkewajiban melakukan pergeseran jalan provinsi di sebelah selatan runway.

ADVERTISEMENT

Diperkirakan kebutuhan luas lahan pengetahuan bandara Raja Haji Abdullah untuk ultimated runway 2000 m x 45 m adalah seluas 51,2 Ha secara keseluruhan.

“Percepatan pengembangan bandara ini akan kita buat seperti pembangunan jembatan Batam Bintan yang segala kelengkapan kewajiban pemerintah daerah kita selesaikan dengan cepat,” kata Gubernur Ansar.

Mantan anggota Komisi V DPR RI ini meyakini jika pengembangan bandara Raja Haji Abdullah ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Karimun. Karena kemudahan aksesibilitas daerah merupakan salah satu komponen utama untuk memulihkan perekonomian.

ADVERTISEMENT

“Investor akan semakin mudah datang ke Karimun untuk melihat potensi daerah kita kalau bandaranya sudah bisa membuka banyak rute penerbangan,” sambung Gubernur Ansar.

Terakhir, Ansar pun menjanjikan dirinya dan Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk melobi maskapai penerbangan agar menjajal rute penerbangan dari dan ke Kabupaten Karimun.

Ditargetkan, tahun ini pesawat ATR milik Wings Air segera mendarat di bandara Raja Haji Abdullah dan kedepannya akan dituntaskan hingga pesawat narrow body seperti Boeing 737 bisa mendarat di bandara Raja Haji Abdullah.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 51 kali

Konten ini merupakan Advertorial

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Telan Anggaran Rp 77 Miliar, Jembatan Selayang Pandang II Anambas Diresmikan

15 Juli 2022 - 11:14 WIB

Rayakan Idul Adha dengan Kepedulian, PLN Batam Serahkan Bantuan Hewan Kurban

12 Juli 2022 - 10:33 WIB

Gubernur Ansar Bakal Rayakan Idul Adha di Anambas dan Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1 Ton

7 Juli 2022 - 12:12 WIB

57 Tahun Telkom Indonesia, Akselerasi Terwujudnya Mimpi Anak Bangsa Melalui Digitalisasi

6 Juli 2022 - 20:07 WIB

Komitmen Jalankan K3, PT PLN Batam Raih Penghargaan dari Kemenaker RI

5 Juli 2022 - 13:05 WIB

Kejuaraan Golf Gubernur Cup 2022 Dibuka, Diharapkan Dorong Wisata di Kepri

1 Juli 2022 - 14:46 WIB