Menu

Mode Gelap

Warta · 4 Des 2021 15:00 WIB ·

Pengawasan Prokes di Bandara dan Pelabuhan di Batam Diperketat


 Operasi gabungan dalam rangka penegakan prokes di perairan Batam. Foto: Istimewa
Perbesar

Operasi gabungan dalam rangka penegakan prokes di perairan Batam. Foto: Istimewa

Akses pintu masuk melalui pelabuhan dan bandara di Kota Batam, Kepulauan Riau, diperketat untuk mengantisipasi masuknya virus corona varian baru.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam KKP Batam, Achmad Farchanny, menyebutkan pengawasan untuk kedua sektor itu diperketat, bahkan pihaknya telah mendirikan posko untuk memaksimalkan pengawasan terhadap penumpang.

“Kita sediakan posko di Bandara, pelabuhan dan tempat lain yang potensi penyebaran, virus. Jadi yang pasti protokol kesehatan diperketat,” ujar Achmad, Sabtu (4/12).

Lanjutnya, hal itu juga sesuai dengan surat edaran Satgas COVID-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang perjalanan orang masuk dalam negeri dari Internasional.

ADVERTISEMENT

Setiap warga negara Indonesia (WNI) atau warga negara asing (WNA) yang datang akan dilakukan tes swab RT-PCR dan harus menjalani karantina selama 14 hari ke depan.

“Jadi setiap warga yang datang dari luar negeri diwajibkan karantina selama 14 hari ke depan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Teknologi Informasi (Kabid Infokim) Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam, Tessa Harumdila. Menurutnya, pengawasan akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita lakukan pengawasan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

“Ini untuk antisipasi masuknya varian B. 1.1.529. Kita kolaborasi dengan instansi terkait,” tambah dia.

Selain itu, kata dia, Imigrasi dan Kemenkum HAM Kepri serta TNI AL juga telah gelar operasi gabungan dalam mencegah masuk WNA diperairan Batam.

Dia mengatakan dalam operasi tersebut beberapa kru kapal penumpang yang lalu lintas Singapura dan Batam diperiksa untuk memastikan tidak ada yang melanggar protokol kesehatan dan administrasi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kru kapal yang bekerja di kapal tersebut, petugas tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran Keimigrasian yang dilakukan oleh Kru Kapal WNA asing maupun lokal,” kata dia.

Meskipun kondisi cuaca yang kurang bersahabat tidak menyurutkan semangat petugas dalam melaksanakan Operasi Gabungan hari ke-4 ini.

“Operasi Gabungan dalam rangka penegakan hukum di Perairan Kota Batam dilaksanakan hingga hari Rabu, 8 Desember 2021,” pungkasnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Kasus COVID-19 di Kepri Melonjak Lagi, Ada 34 Kasus Aktif

26 Januari 2022 - 20:19 WIB

55 Tim Siap Berlaga pada Ajang Sepak Bola Dandim Cup di Karimun

26 Januari 2022 - 12:57 WIB

Eko Sumbaryadi Dilantik Jadi Penjabat Sekdaprov Kepri Gantikan Lamidi

26 Januari 2022 - 12:49 WIB

Puluhan Kendaraan Ditilang dalam Razia Gabungan di Mapolresta Barelang

25 Januari 2022 - 17:32 WIB

Jelang Imlek, Lampion Mulai Hiasi Jalanan di Karimun

25 Januari 2022 - 17:20 WIB

Bayar Pajak dapat Layanan Cek Tensi Gratis di Samsat Batu Aji

25 Januari 2022 - 11:47 WIB

Trending di Warta