Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Jul 2023 15:27 WIB

Polisi Ciduk dan Tembak Pelaku Jambret Bule Asal Belanda di Batam


					Polisi merilis kasus penjambretan WNA di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Polisi merilis kasus penjambretan WNA di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil menangkap dua pelaku jambret korban bule asal Belanda yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Kedua pelaku bernama M Yusuf Siregar (44) dan Safrudin (35). Mereka beraksi di dua lokasi terpisah di wilayah Batam.

ADVERTISEMENT

Menurut Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri kedua pelaku ditangkap pada Rabu (26/7) di Ruli Kampung Biawak, Sekupang. Saat diamankan mereka diduga melawan petugas.

“Tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur kepada kedua tersangka tersebut,” ujar Kombes Pol Nugroho didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono dan Kapolsek Lubuk Baja, dalam jumpa pers di Mapolresta Barelang, Kamis (27/7).

Dia menjelaskan, pengungkapan berawal dari dua laporan kepolisian penjambretan yang menjadi korban bule asal Belanda inisial CFS 28 di jalan raya depan Hotel Sovrano Lubuk Baja pada Minggu 23 Juli 2023.

“Ada dua laporan polisi yang kita tindaklanjuti dengan korban satu WNA,” ujarnya.

Setelah menerima laporan kepolisian, tim Opsnal Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Lubuk berhasil menangkap kedua pelaku pada Rabu (26/7) sekitar pukul 15.00 WIB di Sekupang. Kedua pelaku tak berkutik saat diamankan petugas kepolisian.

“Pelaku Yusuf ini merupakan Joki sepeda motor. Pelaku Syafrudin sebagai ini sebagai eksekutor atau orang yang merampas tas korban WNA asal Belanda berinisial CFS,” kata dia.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal pelaku merupakan residivis. Kedua pelaku Yusuf dan Syafrudin berkenalan di lapas saat menjalani hukuman.

ADVERTISEMENT

“Aksi mereka penjambretan ini dengan korban WNA dan WNI viral di medsos serta
terekam CCTV hingga mereka bisa diamankan,” terang dia.

Atas perbuatannya bule yang menjadi korban mengalami kerugian mencapai Rp 10 juta, sedangkan korban kedua yang mengalami kerugian mencapai Rp 25 juta. Kedua pelaku terjerat pasal pencurian dan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Kedua pelaku ini dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan diancam dengan pidana penjara maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan Tersangka Pemalsuan Surat Tanah

19 April 2024 - 16:09 WIB

Kadiskominfo Kepri Hasan

Oknum ART di Tanjungpinang Nekat Curi Barang Berharga Majikan Senilai Rp100 Juta

19 April 2024 - 14:17 WIB

IMG 20240419 141407 11zon

Menyamar Petugas PLN, Maling Gasak Barang Berharga di Rumah Warga Tanjungpinang

17 April 2024 - 13:48 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

9 Kasus Kriminal dan Laka Lantas Terjadi di Tanjungpinang Selama Libur Lebaran

17 April 2024 - 13:34 WIB

Ilustrasi diborgol

Penumpang Wanita Nyaris Diperkosa Oknum Ojol di Tanjungpinang

16 April 2024 - 17:20 WIB

WhatsApp Image 2024 04 16 at 13.58.49

Kepala dan Security PT. Asli Gadai Sejahtera Ditangkap Atas Dugaan Penggelapan Rp 900 Juta

14 April 2024 - 10:17 WIB

Dua pelaku penggelapan perusahan gadai di Tanjungpinang
Trending di Hukum Kriminal