Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 1 Feb 2023 21:32 WIB

Pria di Karimun Tikam Teman Sendiri Pakai Gunting, Akui Karena Sama-sama Mabuk


					Ilustrasi ditikam gunting. Foto: Istimewa/Net Perbesar

Ilustrasi ditikam gunting. Foto: Istimewa/Net

Seorang pria asal Karimun, Saharuddin, harus menjalani proses hukum karena menikam temannya sendiri.

Ia pun kini harus diadili di Pengadilan Negeri Karimun, Rabu (1/2). Perkara ini sudah sampai tahap sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi.

ADVERTISEMENT

Korbannya yakni Abdul Azis, yang mengalami tiga luka akibat tusukan gunting pada bagian bahu dan punggung.

Dalam persidangan diketahui jika penikaman itu terjadi pada 30 Mei 2022 lalu.

Saharudin menyebut, kala itu korban memang sedang mengkonsumsi minuman beralkohol di terminal Telaga Mas bersama dua rekannya.

Di lokasi yang sama pula, pelaku mengkonsumsi lem bersama 8 hingga 10 orang temannya.

“Kami sama-sama mabuk. Dia ajak saya berkelahi tanpa sebab. Kami tanya apa salah kami,” kata Saharuddin di dalam persidangan.

Keterangan Saharuddin ini berbeda dengan isi pengakuan Barita Acara Pemeriksaan (BAP) korban dalam kasus ini.

Korban sendiri menyebut jika penikaman itu terjadi karena dipicu pelaku yang tidak terima tersenggol oleh korban.

ADVERTISEMENT
01gr5wnf9ge49hjjw2jw16k29c

Sidang lanjutan kasus penikaman di Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Menurut keterangan saksi, Zainal, yang merupakan petugas keamanan di lokasi tersebut. Pelaku dan korban sebenarnya memiliki hubungan teman. Bahkan beberapa kali terlihat kumpul bersama.

“Mereka teman sebenarnya. Kenal sudah sekitar 3 tahun karena sering minum-minum dan ngelem di sekitar lingkungan situ,” ungkap saksi Zainal.

ADVERTISEMENT

Ia mengaku pertama kali mengetahui adanya aksi penikaman itu dari warga yang datang memberi tahu ke rumahnya.

“Waktu itu saya istirahat di rumah, ada anak kecil datang ke rumah memberi tahu ada orang berdarah, saya langsung melihat dalam kondisi telungkup dan lemas dengan mengeluarkan darah di bagian punggung dan pundak kiri dan kanan,” sambungnya menceritakan.

Zainal pun membawa korban ke Polres Karimun karena khawatir akan terlibat hukum atas terjadinya aksi penikaman tersebut.

ADVERTISEMENT

“Korban kemudian kami bawa RSUD Muhammad Sani kemudian kami bawa ke Polres lagi. Dari polres bilang lebih baik di bawa ke RSUD agar dilakukan tindakan medis,” kata dia.

Menurutnya, pelaku dan korban yang kerap mabuk memang sangat meresahkan warga sekitar. Keduanya bahkan sempat diserahkan kepada pihak kepolisian karena kerap berbuat onar.

“Mereka ini sudah sering kami tegur, bahkan sempat kami bawa ke Polres Karimun karena sudah sering meresahkan warga,” pungkasnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Keluarga Mendiang Halimah hingga Kini Belum Terima Hasil Autopsi

29 Februari 2024 - 10:06 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Keluarga Halimah Diperiksa POM TNI AD Karimun Selama 3 Jam, Didampingi Kuasa Hukum

29 Februari 2024 - 07:32 WIB

IMG 20240229 WA0001 11zon

Sindikat Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi

26 Februari 2024 - 13:46 WIB

IMG 20240226 112753 241 11zon

Kasus Kematian Janda Muda di Karimun Dilimpahkan ke Polisi Militer

24 Februari 2024 - 10:34 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Satgas Anti Mafia Bola Polri Serahkan 4 Tersangka Judi Online ke Kejari Batam

22 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tersangka judi online bola diserahkan ke Kejari Batam

3 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Ditetapkan DPO, Ini Ciri-cirinya

22 Februari 2024 - 16:33 WIB

2 dari 3 DPO pelaku pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Trending di Hukum Kriminal