Menu

Mode Gelap

Warta · 14 Mar 2022 10:53 WIB ·

Proyeksi Revitalisasi Pasar Bekas Puakang Serap Anggaran Rp 1,1 Miliar, Sesuaikah?


 Pasar seken Puakang Karimun. Foto: Kepripedia.com Perbesar

Pasar seken Puakang Karimun. Foto: Kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Proyek pengerjaan revitalisasi pasar bekas Puakang Karimun menyerap anggaran sebesar Rp 1.116.000.000.000. Lantas sesuaikah realisasinya?

Pasar khusus menjajakan barang-barang bekas ini dulunya akan dilakukan pemagaran total. Faktanya, realisasi rencana itu tidak terlihat. Hanya tampak renovasi yang dilakukan antara lain pergantian atap dan pengecatan gedung.

Sementara kios-kios yang terdapat di pasar itu tidak tampak perubahan yang signifikan. Posisi dan ukuran kios juga masih tampak sama dengan kondisi sebelumnya.

Menurut salah seorang pedagang, yang cukup menonjol dari pengerjaan proyek ini hanya tampak pada bagian pengecatan gedung pasar. Bahkan, tidak ada peningkatan yang berarti.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Secara kasat mata yang berubah hanya cat, sama bagian depan itu. Yang lain sama aja. Kalau dulu katanya mau ditingkatkan, diperbaharui, lah ini kan sama aja. Apa yang ditingkatkan?, Warna?,” Keluh salah satu pedagang tersebut pada awak media ini, Minggu (13/3).

Proyek yang dikerjakan CV Anak Tamiang serta CV. Haiyuna Abadi selaku konsultan inipun dikerjakan berdasarkan nomor kontrak kerja 03/SP/APARATUR/CK/DISPU-PR/2021 dengan waktu kerja selama 120 hari kelender kerja. Saat ini, kondisi di lapangan tampak pekerjaan telah rampung.

ADVERTISEMENT

Selain pedagang, para pengunjung juga menilai dengan pagu anggaran sebesar itu, revitalisasi pasar seken terbesar di Karimun itupun dianggap masih sama dengan kondisi bangunan lama.

“Sama aja sih mas, hanya cat sama bagian depan itu aja yang beda. Kalau dari fasilitas ya sama aja. Gak ada perubahan,” ujar Yanti, salah satu warga sekitar yang sering berburu pakaian seken di sana.

Hingga saat ini, tidak satupun pihak terkait yang mau memberikan informasi spesifikasi revitalisasi yang menghabiskan anggaran Rp 1,1 M yang bersumber dari DAK itu.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 1.305 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Neko Wesha Pawelloy: Saya Tidak Bisa Tidur Kalau Belum Ada Solusi

27 September 2022 - 09:04 WIB

Muhammad Rudi Jadi Pembicara Utama di Hari Jadi Kota Tanjungpinang

27 September 2022 - 05:25 WIB

Mobil Dinas di Bintan Banyak Tak Bayar Pajak

27 September 2022 - 05:22 WIB

Penyalur Perdagangan Orang ke Malaysia merupakan Mantan PMI

27 September 2022 - 05:14 WIB

Pencuri Kabel Listrik di Batam Terekam CCTV

27 September 2022 - 05:06 WIB

Menelisik Pengalokasian Dana Proyek Normalisasi Drainase di Pasar Malam Karimun

26 September 2022 - 17:07 WIB

Trending di Warta
advertisement