Menu

Mode Gelap

Warta · 3 Jun 2022 22:10 WIB

RSUD EHD Tanjunguban Berubah Status Jadi RS Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat


					RSUD Engku Haji Daud Tanjunguban. Foto: Istimewa Perbesar

RSUD Engku Haji Daud Tanjunguban. Foto: Istimewa

Rumah Sakit Umum Daerah Engku Haji Daud (RSUD-EHD) Tanjung Uban akhirnya resmi berubah status menjadi Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, mengungkapkan Perubahan status ini sudah melalui Keputusan Gubernur dan sekaligus meningkatkan status RSUD EHD yang sebelumnya kelas C menjadi RS kelas B.

ADVERTISEMENT

“Jadi kelasnya juga sudah naik dan sama dengan RSUP RAT Tanjungpinang. Karena, untuk menjadi rumah sakit khusus syarat nya harus kelas B,” ungkapnya di Tanjungpinang.

Ia menerangkan, Peluncuran perubahan status rumah sakit tersebut direncakanan akan dilaksanakan September 2022 mendatang. Saat ini, pihaknya masih mempersiapkan fasilitas rawat inap yang akan digunakan nanti saat RS khusus jiwa ini dioperasikan.

Termasuk, saat ini pihak rumah sakit juga sedang melatih tenaga keperawatan khusus kejiwaan yang akan bertugas di rumah sakit itu nantinya.

“Sekarang lagi berubah nama dan menyiapkan fasilitas dan kelengkapan. Sekarang baru ada 45 tempat tidur, sementara rencana sampai 100 tempat tidur. Tenaga spesialis jiwa juga kita sudah ada 4 orang,” kata Bisri.

Baca: Perubahan Status RSUD EHD Tanjunguban Jadi RS Khusus Jiwa Masih Tahap Proses

Dengan adanya Rumah sakit khusus jiwa ini, diharapkan dapat memudahkan masyarkat menerima layanan kesehatan kejiwaan yang lebih dekat. Dimana, sebelumnya pasien kejiwaan dari Kepri harus menerima layanan kesehatan di Pekanbaru.

Menurut Bisri, ini juga menjadi berkah tersindiri bagi Provinsi Kepri mengingat, masih banyak provinsi lain belum memiliki rumah sakit kejiwaan di daerahnya.

“Dengan adanya rumah sakit khusus ini jadi rumah sakit di wilayah kita lengkap. Apalagi, RSUP RAT juga sudah melakukan kerjasama dengan sakit khusus lainnya,” katanya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, tambah Bisri, keberadaan RS khusus ini juga sesuai dengan harapan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri guna mendukung Restorative Justice kepada para korban penyalahgunaan narkoba.

Dimana, para korban yang notabene pemakai harus mendapat pertolongan dengan di rehabilitasi.

“Selama ini mereka yang rehab kebanyakan ke Jawa,” demikian Bisri.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

SAR Natuna Tutup Siaga Khusus Idul Fitri 1445 H: Semua Lancar dan Aman

19 April 2024 - 16:50 WIB

IMG 20240419 WA0005 11zon

Tahun 2024, Pemda Bintan Targetkan Cover BPJS Ketenagakerjaan Gratis Bagi 3.000 Pekerja Rentan

19 April 2024 - 14:47 WIB

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan

Wanita 55 Tahun Asal Rengat Terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh, Begini Kisahnya

18 April 2024 - 14:49 WIB

Polisi menemui Yuliati yang terlantar di Pelabuhan Roro Jagoh

Tarif Kapal Roro Rute Karimun – Sei Pakning untuk Penumpang dan Kendaraan

18 April 2024 - 09:32 WIB

IMG 20240418 WA0001

Arus Balik Mudik, Penumpang Padati Pelabuhan Roro Parit Rempak Karimun

18 April 2024 - 09:25 WIB

IMG 20240418 WA0006 11zon

Kapal MV Layar Anggun 8 Terbakar di Perairan Berakit

17 April 2024 - 19:06 WIB

IMG 20240417 WA0007 11zon
Trending di Warta