Singkep – Semarak perhelatan Piala Dunia 2026 semakin terasa di wilayah Kabupaten Lingga, khususnya bagi para pecinta sepak bola di Kecamatan Singkep. Pada dini hari tadi, Sabtu (11/7/2026), gelaran pertandingan babak perempat final antara Spanyol melawan Belgia berhasil menyedot perhatian warga yang berkumpul untuk melaksanakan nonton bareng (nobar) di Kedai Kopi Inal, yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Dabo Singkep.
Pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim Matador (Spanyol) tersebut berjalan meriah dan penuh euforia. Namun, di balik drama gol dan ketegangan lapangan hijau, terdapat momen kebersamaan yang sangat istimewa.
Dalam acara nobar tersebut, tampak hadir dan berbaur langsung dengan warga, Babinsa Koramil 04/Dabo, Kodim 0315/Tanjungpinang, Serma Sahala Hutauruk.
Kehadiran Serma Sahala di tengah-tengah penonton bukan sekadar untuk menyaksikan jalannya pertandingan, melainkan juga sebagai ajang menjalin silaturahmi dan mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat binaannya.
Baca Juga
Dengan duduk bersebelahan dan saling berkomentar tentang jalannya pertandingan, suasana keakraban antara TNI dan warga terlihat sangat hangat, mencerminkan kedekatan yang tanpa batas.
Komandan Koramil 04/Dabo, Kapten Arm Ismarli Koto, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga yang semakin meningkat seiring berjalannya turnamen hingga babak perempat final. Menurutnya, momen nonton bareng seperti ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Antusiasme warga hingga babak perempat final ini semakin ramai. Kegiatan nonton bareng bersama TNI dan warga yang berbaur ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini menunjukkan sinergitas yang kuat tanpa ada jarak dan batas antara warga dengan Babinsa,” ujar Kapten Arm Ismarli Koto.
Kegiatan ini pun mendapat respon positif dari warga setempat. Selain dapat menikmati pertandingan sepak bola bergengsi secara bersama-sama, suasana menjadi lebih aman dan kondusif karena adanya pendampingan dari aparat kewilayahan.
Nobar yang berlangsung hingga dini hari itu berakhir dengan sukacita, meninggalkan kesan mendalam tentang kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman warga Singkep.
