Menu

Mode Gelap

Warta · 31 Mei 2023 12:13 WIB

Sidak ke RSUD M Sani, Bupati Karimun Minta Evaluasi Penumpukan Pasien


					Bupati Karimun, Aunur Rafiq, berinteraksi dengan salah satu pasien saat melakukan sidak pelayanan di RSUD Muhammad Sani, Rabu (31/5). Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, berinteraksi dengan salah satu pasien saat melakukan sidak pelayanan di RSUD Muhammad Sani, Rabu (31/5). Foto: Khairul S/kepripedia.com

Bupati Karimun, provinsi Kepulauan Riau, H. Aunur Rafiq, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Rabu (31/5) pagi.

Sidak itu dilakukan menyusul adanya informasi di media massa mengenai penumpukan para pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dari berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Karimun.

ADVERTISEMENT

Bupati Rafiq melihat secara langsung keramaian pasien di ruang pendaftaran RSUD M Sani. Beberapa kali ia juga tampak berinteraksi dengan masyarakat yang datang untuk berobat.

“Akhir-akhir ini terjadi penumpukan pasien, sehingga terjadi keterlambatan pelayanan terhadap para pasien. Biasa hanya 200-300, sekarang 500-700 orang per hari,” ujar Rafiq, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, hingga saat ini RSUD Muhammad Sani memiliki layanan Poli sebanyak 11 dengan 32 dokter spesialis. Sehingga perlu adanya pengaturan sejalan meningkatnya jumlah masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Dari jam 6 bahkan masyarakat sudah datang untuk berobat. Maka kita mintakan RSUD, BPJS dan Dinas Kesehatan untuk mencari solusi ini,” kata dia.

Ada beberapa catatan yang diberikan Bupati Karimun dalam sidak kali ini, yakni evaluasi skema pelayanan untuk menghindari penumpukan pasien, evaluasi digitalisasi rekam medis melalui finger, perluasan fasilitas Poli.

Kemudian, penambahan tenaga dokter spesialis untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, serta pemisahan layanan penyakit paru dengan layanan lainnya.

“Kita mintakan juga dokter dapat lebih cepat. Kecuali ada visit (kunjungan) ke pasien rawat inap. Kalau datang jam 6 ambil nomor antrean sampai jam 9. Itu sudah 2,5 jam rentang waktunya. Kalau dapat jam 8 pagi sudah bisa melayani, kecuali visit itu tadi,” terangnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Cegah Perpecahan Jelang Pilkada 2024, Bupati Rafiq Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

19 Juli 2024 - 12:14 WIB

IMG 20240719 WA0001 11zon

Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Gelar Sosialisasi TOC, Ini Tujuannya

18 Juli 2024 - 13:20 WIB

IMG 20240718 WA0014 11zon

Kasi Pidsus Kejari Karimun dan Kacabjari Tanjungbatu Resmi Berganti

15 Juli 2024 - 12:31 WIB

IMG 20240715 WA0032 11zon

Razia Kendaraan di Bintan Dimulai Hari Ini, 7 Prioritas Pelanggaran Bakal Ditindak

15 Juli 2024 - 11:59 WIB

IMG 20240715 WA0029 11zon

Kesultanan Riau-Lingga Anugerahi Gelar Adat Dato’ Perdana Satya Buana ke Kapolda Kepri

15 Juli 2024 - 10:13 WIB

Kapolda Kepri Yan Fitri terima gelar adat

Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi hingga 14 Hari ke Depan, Berikut Sasarannya

15 Juli 2024 - 09:58 WIB

IMG 20240715 WA0011 11zon
Trending di Warta