Menu

Mode Gelap

Buzz · 14 Jun 2022 22:31 WIB ·

Telkomsat Peroleh Hak Labuh Starlink dari Kominfo


 Ilustrasi. Foto: Telkomsat Perbesar

Ilustrasi. Foto: Telkomsat

ADVERTISEMENT
advertisement

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belum lama ini memberikan Hak Labuh bagi Satelit Starlink kepada Telkomsat yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak sebagai penyedia layanan satelit.

Hak labuh satelit Starlink tersebut merupakan lisensi bagi Telkomsat untuk memberikan layanan pada jaringan perantara yang menghubungkan infrastruktur backbone telekomunikasi milik TelkomGroup dengan tower Base Transceiver Station/ tower WiFi/ perangkat distribusi akses melalui fiber optik. Layanan ini hanya ada dalam penyelenggaraan jaringan tetap tertutup, bukan untuk layanan retail pelanggan akses internet secara langsung.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dengan telah diterimanya Hak Labuh Starlink tersebut, Telkomsat mengaku siap untuk mendukung program pemerataan pembangunan jaringan telekomunikasi broadband dalam rangka meminimalisir kesenjangan layanan digital di seluruh wilayah Indonesia.

Ketersediaan layanan telekomunikasi yang merata di seluruh wilayah Indonesia diakui sebagai suatu keharusan, baik di daerah urban, suburban hingga rural. Berbagai opsi teknologi yang tersedia oleh provider dalam negeri maupun dari providernegara lain bisa dikombinasikan untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi broadband di area yang berbeda.

ADVERTISEMENT
advertisement

Penggunaan fixed broadband mayoritas untuk melayani area urban dan sebagian kecil area suburban. Sedangkan mobile broadband tersedia secara baik di area urban dan suburban serta sebagian kecil area rural. Sedangkan solusi rural perlu dibantu dengan Satelit Broaband namun dengan harga yang lebih affordable.

Sementara, kondisi geografis Indonesia disebut sangat menantang bagi program pemerataan pembangunan jaringan fiber optik ke seluruh wilayah Indonesia. Sehingga hadirnya Starlink ini menjadi solusi yang tepat untuk mengisi kebutuhan jaringan backhaul di wilayah wilayah yang belum terjangkau fiber optik sampai tersedianya solusi yang lebih permanen.

ADVERTISEMENT

Starlink merupakan layanan berbasis sistem konstelasi Satelit Non Geostationer milik SpaceX dengan orbit rendah (LEO /Low Earth Orbit) dengan ketinggian 500-1.400 km yang mampu memberikan layanan dengan latency rendah, throughput tinggi dan didukung oleh perangkat stasiun bumi yang mudah diinstalasi dan portable. Hal tersebut dapat menjadi solusi terhadap keterbatasan jaringan backhaul di dalam penyelenggaraan layanan telekomunikasi.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, mengatakan bahwa TelkomGroup melihat dan menyambut kehadiran Starlink sebagai complement terhadap layanan bisnis telekomunikasi broadband di Indonesia.

“Dan juga dapat membantu percepatan penetrasi maupun pemerataan layanan telekomunikasi di Indonesia, khususnya segmen pasar B2B,” kata dia.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya Telkomsat memang telah melakukan penjajakan untuk bersinergi dengan SpaceX. Hingga pada kuartal 1/2021, Telkomsat dan SpaceX sepakat untuk bekerja sama dalam pemanfaatan layanan Starlink.

“Dengan adanya hak labuh Starlink ini, kami harapkan TelkomGroup dapat terus mengakselerasi terwujudnya lingkungan dan masyarakat digital Indonesia. Karena kami meyakini dengan digitalisasi, Indonesia ke depannya bisa menjadi lebih baik,” tutup Lukman.

Telkom memandang bahwa kerja sama Telkomsat dengan SpaceX yang telah dan sedang dibangun untuk menjalankan layanan Starlink merupakan langkah yang strategis dan sinergi dengan perjalanan TelkomGroup untuk mempercepat pembangunan Infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 27 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Telkom Bangun SKKL Bifrost Jakarta-Balikpapan-Manado-Amerika

24 Juni 2022 - 14:13 WIB

Foto Estetik Pulau Sumatera dari Luar Angkasa Jepretan Astronot NASA

18 Juni 2022 - 13:50 WIB

Mengenal Omi, Aplikasi Kencan Asal Singapura yang Dilengkapi AI

18 Juni 2022 - 13:08 WIB

Pentingnya Migrasi TV Analog ke Digital

16 Juni 2022 - 20:56 WIB

Biang Kerok Lonjakan COVID-19, Ini Ciri dan Gejala Varian Omicron BA.4 dan BA.5

16 Juni 2022 - 13:38 WIB

Mengenal Lebih Dekat Televisi Analog ke Digital

15 Juni 2022 - 20:30 WIB

Trending di Buzz
advertisement