Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 1 Feb 2023 22:05 WIB

Terima 6 Perkara Banding Korupsi, Pengadilan Tinggi Kepri Tunggu Hakim Ad Hoc Tipikor


					Kepala Pengadilan Tinggi Kepri Erwin Mangatas Malau. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Kepala Pengadilan Tinggi Kepri Erwin Mangatas Malau. Foto: Ismail/kepripedia.com

Setidaknya sebanyak 6 usulan perkara banding tindak pidana korupsi (tipikor) sudah masuk ke Pengadilan Tinggi (PT) Provinsi Kepulauan Riau.

Namun banding perkara korupsi tersebut belum bisa diproses lebih jauh, karena  PT Kepri belum memiliki Hakim Ad Hoc Tipikor.

ADVERTISEMENT

Hal ini diungkapkan Kepala PT Kepri, Erwin Mangatas Malau, di Tanjungpinang, Rabu (1/2).

“Sudah kita terima 6 perkara (korupsi). Tinggal menunggu Hakim Ad Hoc untuk memulai proses selanjutnya,” kata Erwin.

Dijelaskannya, PT Kepri sudah mengajukan permintaan Hakim Ad Hoc Tipikor kepada Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

“Sudah kita Usulkan 2 Hakim Ad Hoc. Kita tunggu saja prosesnya,” imbuhnya.

Saat ini, kata Erwin, PT Kepri sudah memiliki 8 Hakim untuk perkara pidana dan perdata, sehingga banding kedua perkara itu sudah bisa diproses.

Ia mengunpkan, hingga kini sudah ada belasan perkara pidana dan 7 perkara perdata yang masuk ke PT Kepri.

Dijelaskannya, proses hukum banding di tingkat Pengadilan Tinggi bersifat mengolah fakta. Berbeda dengan tahap pertama di Pengadilan Negeri (PN) yang lebih menekankan pada pencarian fakta.

ADVERTISEMENT

Proses tersebut dimulai dengan registrasi perkara, pembagian tugas ke Hakim, pembacaan berkas perkara, musyawarah, lalu putusan.

“Kita punya SOP, perkara yang masuk harus selesai maksimal 3 bulan. Berbeda dengan PN yang time periode-nya hingga 6 bulan,” pungkas Erwin. 

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kasus Tewasnya Halimah: Pratu Fatria Saragih Tak Dijerat Pasal Pembunuhan

24 Mei 2024 - 15:29 WIB

IMG 20240524 WA0004 11zon

Upaya Kuasa Hukum Keluarga Halimah Akan Berlanjut hingga ke Panglima TNI dan KSAD

24 Mei 2024 - 13:52 WIB

IMG 20240524 WA0003 11zon

83 Narapidana di Kepri Terima Remisi Waisak

24 Mei 2024 - 10:40 WIB

Ilustrasi tahanan kabur

Diduga ODGJ, Pengamen Badut Lecehkan Pengendara Wanita di Lampu Merah

23 Mei 2024 - 09:17 WIB

IMG 20240522 WA0029

Pentingnya UU Fidusia, Perlindungan Hukum Bagi Penyedia dan Pengguna Jasa

20 Mei 2024 - 13:33 WIB

IMG 20240520 WA0030 11zon

Pria Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tewas dalam Ruko

18 Mei 2024 - 11:12 WIB

IMG 20240517 WA0054 11zon
Trending di Hukum Kriminal