TMMD ke-126 di Karimun Resmi Dibuka: Fokus Pembangunan Jalan 3,8 Km dan 6 RLTH di Kecamatan Buru

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Karimun resmi dibuka hari ini, Rabu (8/10/2025).

Mengusung semangat sinergi TNI dan rakyat, program ini menggelontorkan total anggaran sekitar Rp 2,05 Miliar (gabungan Komando Atas dan Pemkab Karimun) untuk menyasar pembangunan fisik dan nonfisik di Kecamatan Buru.

ADVERTISEMENT

Pembukaan TMMD yang berlangsung di Lapangan PT. Papan Mas, Desa Tanjung Batu Kecil, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Drs. Djunaidy, mewakili Bupati Karimun. Acara meriah ini melibatkan 473 peserta dari berbagai instansi, TNI, Polri, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Jalan Baru dan RTLH Jadi Sasaran Utama
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Inf Andit Pranata, S.I.P. (Dandim 0317/TBK), melaporkan bahwa TMMD ke-126 ini akan berlangsung mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025.

Fokus utama pembangunan fisik berada di dua titik, yaitu Desa Tanjung Hutan dan Desa Tanjung Batu Kecil, Kecamatan Buru. Target ambisius yang dikejar adalah:
• Pembangunan jalan baru sepanjang 3.850 meter dengan lebar 6 meter.
• Pembangunan enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), masing-masing tiga unit di setiap desa.

Selain pembangunan infrastruktur, sebanyak 200 personel gabungan dari TNI, Polri, ASN, dan masyarakat juga akan melaksanakan kegiatan nonfisik. Kegiatan ini berupa penyuluhan penting bagi masyarakat, mulai dari bela negara, pendidikan, pertanian, mitigasi bencana, hingga isu krusial seperti pencegahan stunting dan bahaya paham radikal.

Sekda: TMMD Bentuk Nyata Pembangunan di Pelosok

Dalam sambutannya, Sekda Drs. Djunaidy menegaskan bahwa program TMMD lebih dari sekadar pembangunan fisik.

“Program TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tapi juga penguatan karakter dan wawasan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan bela negara. TMMD adalah bentuk nyata sinergi pemerintah dan TNI dalam menghadirkan pembangunan hingga pelosok desa,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Pemkab Karimun berharap program ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat nyata, terutama dalam memperluas akses pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir dan pulau-pulau di Karimun.

Usai upacara, antusiasme masyarakat semakin tinggi dengan adanya berbagai kegiatan tambahan seperti stand bazar UMKM, layanan pengobatan gratis, dan pembagian paket sembako, menandai dukungan penuh terhadap tradisi kemanunggalan TNI dan rakyat ini.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article