Menu

Mode Gelap

Warta · 14 Mei 2022 15:00 WIB ·

TNI AU Turun Paksa Pesawat Asing di Bandara Hang Nadim


 Pesawat asing yang diturun paksa di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Dok Lanud Hang Nadim Perbesar

Pesawat asing yang diturun paksa di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Dok Lanud Hang Nadim

ADVERTISEMENT
advertisement

TNI AU Lanud Hang Nadim Batam melakukan tindakan force down atau mendaratkan secara paksa pesawat asing yang melintasi wilayah NKRI tanpa izin. 

Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan, mengatakan atas petunjuk Pangkoopsud l menerima pendaratan pesawat asing tanpa izin yang memasuki wilayah teritorial NKRI di Bandara Hang Nadim Batam Jumat (13/5). 

Awalnya Danlanud menerima telpon dari Asops Koopsud I dan Asops Kosek IKN, kemudian Danlanud perintahkan Mayor Lek Wardoyo untuk menggelar pasukan Hanlan dengan melaksanakan protap penanganan force down di Bandara Hang Nadim.

Tepat pukul 12.47 WIB pesawat dengan tipe DA62 dengan nomer registrasi G-DVOR  mendarat di Bandara Hang Nadim.

ADVERTISEMENT
advertisement

Semula pesawat tersebut take off dari WBGG (Kucing) menuju WMKJ (Johor Bahru) yang kemudian tertangkap radar Kosek IKN pada pukul 04.59UTC dan dipaksa untuk mendarat.

Dari komunikasi radar, pilot diperintahkan untuk kembali ke Kucing karena sudah melanggar teritorial wilayah udara Indonesia. 

ADVERTISEMENT

Namun dari pilot menyatakan tidak mungkin kembali ke Kucing karena jarak sudah lebih 200 NM dikawatirkan bahan bakar tidak mencukupi. Sehingga minta untuk mendarat di Batam. 

“Dari Hasil komunikasi didapat keterangan dari Crew pesawat bahwa mereka merasa tidak melanggar hukum karena mereka merasa terbang dari malaysia ke malaysia dan sudah meminta izin ke Singapure sebagai pengelola FIR namun secara riil crew tidak dapat menunjukkan Flight Clearance yang sudah ditelusuri hingga Mabes TNI ternyata dokumen tersebut tidak dimiliki,” ujar Letkol Iwan Setiawan dalam pesan tertulis diterima kepripedia. 

Dia mengatakan, dalam proses  penanganan pendaratan, terlebih dahulu crew dicek kesehatan oleh petugas (Kantor Kesehatan Pelabuhan) KKP Batam dan dinyatakan sehat serta sudah mendapat vaksin lengkap (Booster). 

ADVERTISEMENT

Selain itu dari pihak Imigrasi juga menyatakan tidak ada barang-barang ilegal di dalam pesawat serta dokumen imigrasi berupa paspor dinyatakan lengkap.

“Sesuai arahan Danlanud, proses hukum sedang berjalan yaitu pengurusan Flight Clearance dan proses pelimpahan hukum dan sanksi dari pihak Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah II di Medan,” ujar  Mayor wardoyo. 

Sejauh ini dalam pesawat crew pesawat ada tiga orang Warga negara asing Inggris yang kini tengah dilakukan pemeriksaan. 

ADVERTISEMENT

“Ada tiga awak pesawat, kita masih amankan dulu, di save house,” katanya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 11.686 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

MTQ IX Tingkat Provinsi Kepri 2022 di Anambas Bakal Mundur dari Jadwal

19 Mei 2022 - 21:59 WIB

Upaya Cegah Stunting, UPT Puskesmas Posek Luncurkan Program PALACS

19 Mei 2022 - 21:53 WIB

Siap Tampung Keluhan Layanan Publik, Ombudsman Kepri Akan Gelar PVL on The Spot di Lingga

19 Mei 2022 - 21:38 WIB

Ratusan Penumpang Berangkat Dalam Pelayaran Perdana Karimun-Malaysia

19 Mei 2022 - 20:12 WIB

DPD KNPI Kota Batam Segera Bentuk Pengurusan PK KNPI

19 Mei 2022 - 17:06 WIB

Lahan Seluas 138.661 Hektare di Perairan Bintan Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi

19 Mei 2022 - 16:56 WIB

Trending di Warta
advertisement