Menu

Mode Gelap

Warta · 11 Sep 2022 18:12 WIB

Wakil Ketua MUI Kepri Apresiasi Kepala BP Batam Bangun Masjid Tanjak


					Wakil Ketua Umum MUI Kepri Chablullah Wibisono. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Wakil Ketua Umum MUI Kepri Chablullah Wibisono. Foto: Ist/kepripedia.com

Wakil Ketua Umum MUI Kepri yang juga Ketua Majelis Ekonomi Syariah DMI Kepri, Prof. Dr. Ir. Chablullah Wibisono, memberikan apresiasi ke Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi yang berhasil merampungkan pembangunan Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan Masjid Tanjak di kawasan Bandara Hang Nadim. 

Ia menyebutkan pembangunan masjid Tanjak di Bandara Hang Nadim merupakan nilai tambah bagi BP Batam. Bahkan menjadi bukti ‘Tangan Emas’ Muhammad Rudi yang memimpin.

ADVERTISEMENT

“Itu (membangun) memberikan nilai tambah bagi BP Batam ditangan Muhammad Rudi sebagai Kepala BP Batam,” kata Chablullah.

Masjid yang berdiri di atas lahan 15.100 m2 dan total luas bangunan 4.983 m2 dapat menampung sekitar 1.250 jemaah untuk melaksanakan ibadah.

“Keberadaan masjid itu penting, bagi umat islam atau penumpang Bandara Hang Nadim Batam,” ujar Chablullah.

Ia menyadari Batam yang sudah dikenal sebagai kota yang dikembangkan menjadi daerah industri, perdagangan, alih kapal dan wisata perlu lebih dikembangkan mengikuti trend. Maka hadirnya Masjid Tanjak dinilai tepat sebagai destinasi dan ikon baru wisata religi di Batam.

“Salah satu yang menjadi ikon wisata religi di Batam saat ini adalah Masjid Tanjak, selain Masjid Agung Batam, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Jabal Arafah, Patung Dewi Kwan Im, Pura Agung Amertha Buana, Vihara Duta Materya dan GPIB Emmanuel Batam,” sebutnya.

Sementara terkait plafon masjid yang rusak, ia mengaku tidak mempermasalahkan. Menurutnya, itu merupakan hal yang biasa dalam teknik konstruksi.

“Jika ada kejadian tentang plafond yang masih menjadi tanggung jawab kontraktor, itu hal yang biasa dalam teknik konstruksi. Tapi jangan sampai nila setitik rusak susu sebelanga,” pesan Chablullah.

ADVERTISEMENT

Disebut, bentuk arsitektur masjid didesain berbentuk tanjak sebagai icon masyarakat melayu yang identik dengan islam. Sehingga Masjid Tanjak memiliki nilai seni yang tinggi. 

“Bagi Batam sebagai bandar dunia yang madani maka welcome nya adalah Masjid Tanjak. Sebagai wisata religi yang iconik, bernilai seni arsitektur yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Chablullah menjelaskan membuat desain yang artistik dan unik memang tantangan tersendiri bagi konstruktor. 

ADVERTISEMENT

Baginya, untuk memenuhi konstruksi yang kuat pada semua elemen bangunan masjid, tidak mudah menformulasikan mekanika teknik membentuk struktur yang kokoh untuk desain yang indah seperti Masjid Tanjak.

“Alhamdulillah Insyaallah semuanya bisa diperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor,” harapnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Jembatan Bukit Batu dan Parit Bugis Akan Dibangun Kembali

22 Mei 2024 - 14:25 WIB

IMG 20240522 WA0011 11zon

Polda Kepri Bangun Markas Terpadu di KEK Galang Batang

21 Mei 2024 - 17:46 WIB

IMG 20240521 WA0012 11zon

Kebun Warga di Karimun Diserang Wabah Ulat Bulu

21 Mei 2024 - 15:59 WIB

IMG 20240521 153916 11zon

Rutan Karimun Buka Inovasi Layanan Kunjungan Hari Minggu Khusus Anak Sekolah

20 Mei 2024 - 14:21 WIB

IMG 20240520 WA0033 11zon

4 Personel Polres Bintan Terima Penghargaan di Upacara HARKITNAS 2024

20 Mei 2024 - 13:28 WIB

WhatsApp Image 2024 05 20 at 12.35.19

Syiar MTQH ke-X Tahun 2024 Kota Batam, PWI Kepri Goes ke Karimun

18 Mei 2024 - 15:41 WIB

IMG 20240518 WA0016 11zon
Trending di Warta