Wali Kota Batam Amsakar Achmad Serukan Jaga Persatuan di Pengajian Akbar Harlah ke-9 Selingsing

BATAM – Suasana penuh keakraban menyelimuti Nagoya Mansion, Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (26/7/2026) malam. Ratusan warga keturunan Selingsing yang bermukim di Kota Batam tampak khusyuk mengikuti Halaqah Pengajian Akbar yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-9 Perkumpulan Selingsing Kota Batam.

Acara yang awalnya digelar dalam skala kecil ini kini berkembang menjadi momentum besar untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan. Wali Kota Batam sekaligus Pembina Perkumpulan Selingsing, Amsakar Achmad, hadir langsung memberikan sambutan dan wejangan kepada warganya.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Kota Batam yang juga Ketua Umum Perkumpulan Kuansing Batam, Erlita Amsakar; Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga Pembina Perkumpulan Selingsing, Firmansyah; serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas soliditas perkumpulan yang terus terjaga. Ia berharap peringatan Harlah ke-9 ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota.

“Momentum Harlah ke-9 ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana melihat masa lalu sebagai pelajaran, masa kini sebagai pijakan, dan masa depan sebagai arah perbaikan yang berkelanjutan. Saya mengapresiasi warga Selingsing yang semakin kompak, solid, dan terus menjaga kebersamaan,” ujar Amsakar di hadapan para hadirin.

Di tengah hingar-bingar informasi dan dinamika sosial, Amsakar mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas. Ia secara gamblang mengajak masyarakat untuk mengurangi kebiasaan mencari kelemahan orang lain dan mulai saling mendukung prestasi sesama.

“Mari kita kurangi energi untuk mencari kelemahan atau kesalahan orang lain. Sebaliknya, mari saling mendukung, menghindari perdebatan yang tidak produktif, serta membentengi diri dari polarisasi yang kerap dipicu media sosial,” tegasnya.

Mengusung konsep akuntabilitas, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun lima bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia menyebutkan bahwa berbagai indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif.

Mulai dari pertumbuhan ekonomi yang stabil, peningkatan realisasi investasi, penurunan angka kemiskinan, hingga meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi bukti nyata kerja keras pemerintah. Di sektor pariwisata olahraga, Batam bahkan sukses menjadi tuan rumah kejuaraan bola basket internasional FIBA 3×3 Challenger yang diikuti tim-tim elite dunia.

ADVERTISEMENT

Amsakar juga menyoroti besarnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Dalam satu tahun lima bulan terakhir, sejumlah peraturan pemerintah strategis telah diterbitkan untuk memperkuat tata kelola kawasan.

“Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam sangat besar. Hal itu terlihat dari berbagai kebijakan strategis yang diterbitkan, termasuk koordinasi langsung bersama Bapak Presiden yang telah berlangsung tiga kali dalam kurun waktu satu tahun lima bulan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Amsakar menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang tidak dapat hadir karena harus mendampingi putrinya yang sedang kurang sehat. Kehangatan tetap terasa hingga akhir acara. Sebelum meninggalkan lokasi, Amsakar melantunkan pantun yang mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama mendukung kemajuan Kota Batam.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article