Menu

Mode Gelap

Nasional · 25 Jun 2022 20:05 WIB ·

Wantannas RI Kunjungi TIOC Telkom untuk Benchmark Pembangunan Crisis Center IKN


 Wantannas mengunjungi TIOC Telkom untuk Benchmark pembangunan Crisis Center IKN. Foto: Istimewa Perbesar

Wantannas mengunjungi TIOC Telkom untuk Benchmark pembangunan Crisis Center IKN. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Wantannas) melakukan kunjungan resmi ke Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC) yang berlokasi di lantai 2 Gedung Graha Merah Putih Telkom, Jakarta, Kamis lalu (23/6).

Kunjungan Sekretaris Jenderal Wantannas, Laksamana Madya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, ini disambut hangat oleh Executive General Manager Service Operation, Bambang Haryasena, dan General Manager Central Government Services, Yanto Setiawan.

Pada agenda kunjungan resmi ini, Wantannas ingin meninjau serta berdiskusi lebih lanjut mengenai panduan Command Center yang dimiliki oleh Telkom. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Persidangan Sistem Informasi dan Pengawasan Internal Brigjen TNI Gusti Putu Wirejana, Kepala bagian Sistem Informasi Biro PSP Kolonel Laut Ari Purnomo dan jajaran.

Dalam sambutannya, Executive General Manager Service Operation Bambang Haryasena menyampaikan bahwa, TIOC adalah manifestasi dari spirit Digital, Lean, dan Customer Experience yang dimiliki Telkom.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Ini untuk mendorong terwujudnya transformasi perusahaan menjadi Digital Telco Company,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima kepripedia, Sabtu (25/6).

Sementara itu Sekretaris Jenderal Watannas Laksamana Madya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, menyampaikan bahwa, sebagai lembaga pemerintah yang berkedudukan di bawah Presiden dan memiliki tanggung jawab untuk membina ketahanan nasional, Watannas memerlukan sarana untuk berkoordinasi terkait krisis layaknya Crisis Center yang dimiliki oleh Telkom.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Watannas bertugas untuk merancang kebijakan penting sudah berdiri sejak tahun 1946, dengan nama Dewan Pertahanan Negara dan kini berubah menjadi Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

“Adapun maksud kedatangan kami adalah ingin menyaksikan secara langsung TIOC Command Center ini. Sesuai dengan tugas Wantannas adalah untuk melindungi rakyat, membantu negara dalam situasi darurat, dan menjamin kedamaian dunia, maka diperlukan sarana untuk berkoordinasi serta mengambil keputusan seperti Crisis Center yang saat ini belum kami miliki,” ujar Harjo.

Diskusi yang dilakukan terkait TIOC ini mengantarkan pada pembahasan rencana pembangunan Crisis CenterIbu Kota Nusantara (IKN) di masa yang akan datang. Menurutnya, Telkom telah mengelola Crisis Centerdengan baik tentunya dengan pemanfaatan digital yang baik pula.

ADVERTISEMENT

Maka dari itu, untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN), Watannas berencana menjadikan TIOC sebagai tolak ukur pembangunan Crisis Center agar dapat mempersiapkan yang terbaik untuk IKN nantinya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 22 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Jenderal Andika Perkasa Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir di Pantai Todak

5 Agustus 2022 - 08:43 WIB

Revisi Perpres BBM Subsidi Atur Pembatasan Jual Pertalite dan Solar

2 Agustus 2022 - 20:07 WIB

Deretan Aplikasi Diblokir Kominfo, Ada Yahoo, Dota, dan Amazon

30 Juli 2022 - 13:39 WIB

Cacar Monyet Mengintai, Pemerintah Diminta Waspada

27 Juli 2022 - 08:44 WIB

Gus Halim: Kemendes DD 8 Persen COVID-19 Akan Kembali Dapat Dipakai

24 Juli 2022 - 19:25 WIB

Jokowi Dijadwalkan Ke Beijing Temui Xi Jinping dan Dua Negara Asia Timur

22 Juli 2022 - 13:06 WIB

Trending di Nasional
advertisement