Menu

Mode Gelap

Warta · 19 Jun 2023 18:53 WIB

Warga Resah Tumpukan Material Diduga Sisa Produksi Perusahaan PT CCCII di Buang ke Lahan Kosong


					Tumpukan batu diduga sisa produksi. Foto: Istimewa Perbesar

Tumpukan batu diduga sisa produksi. Foto: Istimewa

Warga Sei Binti, Kecamatan Sagulung, kota Batam mengaku resah akibat tumpukan material dugaan sisa produksi perusahaan kontruksi PT China Communications Construction Industry Indonesia (PT CCCII).

Pecahan batu material bergunung di atas lahan kosong itu, bergelut dalam kawasan pemukiman penduduk, yang mengeluarkan aroma tak sedap.

ADVERTISEMENT

Ronald Aritonang, perwakilan tokoh, masyarakat setempat menyebut perusahaan diduga sengaja membuang sisa produksi ke lahan kosong.

“Ini material mengandung dugaan bahan berbahaya terkontaminasi limbah. Jika dibuang tentu harus melalui proses uji laboratorium yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia,” ujarnya, pada awak media, Senin (19/6).

Ia pun meragukan apakah perusahaan telah melakukan uji laboratorium dalam proses pembuangan. Apakah tidak ada potensi yang berbahaya?

“Nah ini yang kita ragukan, apakah itu sudah lolos uji laboratorium atau belum. Tolonglah ini diperhatikan karena menyangkut lingkungan dan masyarakat banyak. Material itu bahannya lembek (meskipun gumpalan menyerupai batu). Mudah hancur dan bisa mencemari lingkungan kalau ditaruh di sembarangan tempat,” ujar Ronald.

Informasi yang disampaikan warga, tumpukan material sisa produksi ini berasal dari PT China Communications Construction Industry Indonesia (PT CCCII), perusahaan modal asing bagian konstruksi yang lokasinya tak jauh dari lokasi tumpukan limbah tadi.

Limbah ini diinformasikan sebagai sisa produksi yang tak terpakai yang seharusnya dibuang ke lokasi penanganan limbah atau barang sisa produksi industri.

“Sebenarnya sudah sering perusahaan itu buang sisa produksi begitu saja di luar. Ada yang bermoduskan penimbunan lahan sekolah, pemukiman dan seperti yang kita lihat ini untuk proyek penimbunan lokasi resapan air. Bolehkan material seperti ini dibuang sembarangan seperti ini? Hujan gatal-gatal loh air kalau terkontaminasi. Kalau panas udaranya jadi pengap dan bau menyengat,” ujar Dasrul, warga Sungaialeng, yang bermukim dekat lokasi tumpukan material sisa produksi tadi.

ADVERTISEMENT

Penimbunan sisa produksi perusahaan konstruksi ini sebut warga sudah sering kali dilakukan oleh pihak perusahaan. Bahkan juga telah bergulir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU di komisi III DPRD Batam beberapa waktu lalu.

Namun belum ada sanksi ataupun tindakan lebih lanjut dalam RDPU. Sejauh ini warga berharap kepada pihak terkait agar dapat menindak lanjut aduan masyarakat yang berpotensi terancam merusak lingkungan dan kesehatan warga.

Sementara, saat dikonfirmasi awak media kepada pihak perusahaan melalui petugas sekuriti PT China Communications Construction Indonesia (CCCI) mengatakan, mereka hanya bertugas sebagai keamanan.

ADVERTISEMENT

“Kami sampaikan dulu ya, ke manajemen, siapa yang bisa memberikan komentar,” kata sekuriti seraya memberikan nomor seorang penanggung jawab atas nama Muhammad Ishak.

Kemudian awak media mencoba konfirmasi namun Ishak mengaku pusing karena barang sudah dikeluarkan dari perusahaan dan sudah dibuang ke lahan kosong.

“Itu barang nanti mau diratakan, sekarang lagi cari alat berat,” kata Muhammad Ishak saat dihubungi wartawan.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Mahasiswa di Tanjungpinang Unjuk Rasa Tolak Tapera, RUU Penyiaran dan RUU TNI-Polri

15 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240615 WA0038 11zon

Kepri Dapat 2 Ekor Sapi Kurban Sumbangan Presiden RI

14 Juni 2024 - 14:50 WIB

Ilustrasi sapi kurban

KPU Kepri Buka Penerimaan 5.906 Pantarlih, Honor Rp 1 Juta

14 Juni 2024 - 14:45 WIB

IMG 20240614 WA0016 11zon

Roby Ingatkan Jangan Ada Pungli Dalam PPDB SD dan SMP di Bintan

12 Juni 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240612 WA0018 11zon

Permudah Akses Perizinan, KKP Asistensi Pemanfaatan Ruang Laut di Karimun

12 Juni 2024 - 15:02 WIB

IMG 20240612 WA0012 11zon

Bupati Bintan Sampaikan Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023

11 Juni 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240611 WA0006 11zon
Trending di Warta