Menu

Mode Gelap

Warta · 17 Okt 2022 08:05 WIB

Waspada DBD, Sejumlah Wilayah di Batam Lakukan Fogging


					Petugas saat melakukan fogging di Kavling Lama Sagulung. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Petugas saat melakukan fogging di Kavling Lama Sagulung. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Kasus demam berdarah Dengue (DBD) diduga menyerang anak-anak di wilayah Kavling Lama Batu Aji, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Batam Kepulauan Riau. 

Informasi yang diperoleh, penyakit tersebut menyerang anak di usia 10 tahun. Bahkan ada yang meninggal baru-baru ini. 

ADVERTISEMENT

“Kemarin ada yang meninggal anak karena penyakit DBD itu,” ujar Reni salah satu warga. 

Menurut dia, sebelum meninggal dunia bocah tersebut sempat menjalani perawatan medis di salah satu Rumah Sakit. 

“Sudah berapa minggu sempat dirawat intensif di rumah sakit,” ujarnya. 

Dia mengatakan sebelumnya bocah tersebut tak ada tanda-tanda menderita penyakit DBD namun belakangan mendadak sakit hingga dilarikan ke rumah sakit. 

“Tidak ada penyakit lain. Kasihan anaknya baik dan menurut,” ujar Reni. 

Ia pun mengaku semakin khawatir, mengingat saat ini musim penghujan di Batam yang memungkinkan nyamuk cepat berkembang biak.

Oleh karena itu, Reni telah koordinasi dengan perangkat RT terkait penyemprotan untuk membasmi bibit nyamuk yang bersarang di tempat sampah. 

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pasca kejadian ini warga RW 12 Kelurahan Sungai Lekop bersama dengan pihak RW/RT langsung melakukan semprot fogging asap ke rumah warga. 

“Ini antisipasi penyebab demam berdarah,” ujar Meijendri warga lainnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi melalui Kasi Dinkes Batam Sujito mengakui nyamuk cepat berkembang biak pasca hujan turun di Batam beberapa hari belakangan. 

ADVERTISEMENT

“Iya karena hujan nyamuk meningkat pada bulan ini,” katanya saat dihubungi. Namun untuk data keseluruhan Sujito belum bisa memberikan karena waktu libur. 

Namun begitu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada penyebaran penyakit DBD tersebut dengan cara membersihkan sarang nyamuk atau tempat sampah. 

Jika ada warga terkena DBD diminta untuk melaporkan ke pihak terkait, supaya dapat ditangani lebih lanjut. 

ADVERTISEMENT

“Upaya ini untuk meminimalisir penyebaran DBD ini di lingkungan kita,” tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan fogging dan sekaligus mengaktifkan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program gerakan satu rumah satu orang jumantik.

Para jumantik ini akan diberikan sosialisasi dan penyuluhan serta pemahaman. Peran jumantik ini dilakukan di seluruh wilayah Batam. Tim ini akan kolaborasi dengan pihak Puskesmas dan Camat. 

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bupati Nizar dan Gubernur Ansar Lepas Takbir Keliling di Dabo

10 April 2024 - 22:00 WIB

IMG 20240410 WA0064

Tahun 2024, Pemda Bintan Siapkan Rp 5,5 M untuk Insentif RT/RW

8 April 2024 - 20:34 WIB

IMG 20240328 WA0101

Sambut Idul Fitri 1445 H, Segini Besaran THR Honorer, PTT dan THL Pemkab Bintan

7 April 2024 - 21:29 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan

Polda Kepri Siapkan 216 Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran di Pelabuhan Punggur

6 April 2024 - 11:38 WIB

IMG 20240406 WA0004 11zon

KPPLP Adakan Mudik Gratis Naik Kapal Negara Kijang-Dabo, Kuota Terbatas

6 April 2024 - 08:58 WIB

IMG 20240406 050552 888 01 11zon

Jamin Keamanan Mudik, BNN Tanjungpinang Tes Urine Penumpang dan ABK Pelabuhan SBP

5 April 2024 - 13:13 WIB

IMG 20240405 WA0043
Trending di Warta