Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Apr 2022 20:48 WIB

3 Perkara di Kejaksaan Negeri Batam Disetop, Ini Alasannya


					Penyerahan surat penghentian kasus Kejari Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Penyerahan surat penghentian kasus Kejari Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Tiga berkas perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Batam diberhentikan dari tuntutan. Perkara tersebut berbeda-beda dengan masing-masing tersangka. 

Mereka adalah Kamaruddin Bin (Alm) Masalu, yang disangka melanggar Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76 C UU. RI. No. 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak.

ADVERTISEMENT

Dan Jefrianto Aritha, yang disangka melanggar Pasal 44 Ayat (1) UU. RI. No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, 

Terakhir Ahmad Awalin Naja Bin M. Joni, yang disangka melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP Jo Pasal 53 KUHP.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batam, Riki Saputra, menyebutkan surat ketetapan penghentian penuntutan (SKP2) berdasarkan keadilan restoratif telah diserahkan. 

“Penyerahan diberikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batam Herlina Setyorini,” ujarnya, Rabu (27/8). 

Riki tidak mendetailkan kronologi yang menimpa tiga tersangka, namun dia hanya menerangkan secara global bahwa tiga  perkara diberhentikan melalui restorative justice. 

“Jadi sebelum RJ tahapan telah dilalui secara berjenjang dengan mekanisme yang diatur dalam peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif dan Surat Edaran JAM Piudm Nomor : 01/E/Ejp/02/2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan keadilan restoratif,” terang dia. 

Dia mengatakan RJ dapat dilakukan karena tersangka dan korban telah bersepakat untuk berdamai. RJ dapat diberikan, kata dia, tersangka baru pertama menjalani pidana serta ancaman hukuman tidak lebih lima tahun. 

ADVERTISEMENT

“Kita lakukan proses perdamaian antara tersangka dengan korban dengan melibatkan pihak terkait dan tersangka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” kata dia. 

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Keluarga Mendiang Halimah hingga Kini Belum Terima Hasil Autopsi

29 Februari 2024 - 10:06 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Keluarga Halimah Diperiksa POM TNI AD Karimun Selama 3 Jam, Didampingi Kuasa Hukum

29 Februari 2024 - 07:32 WIB

IMG 20240229 WA0001 11zon

Sindikat Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi

26 Februari 2024 - 13:46 WIB

IMG 20240226 112753 241 11zon

Kasus Kematian Janda Muda di Karimun Dilimpahkan ke Polisi Militer

24 Februari 2024 - 10:34 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Satgas Anti Mafia Bola Polri Serahkan 4 Tersangka Judi Online ke Kejari Batam

22 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tersangka judi online bola diserahkan ke Kejari Batam

3 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Ditetapkan DPO, Ini Ciri-cirinya

22 Februari 2024 - 16:33 WIB

2 dari 3 DPO pelaku pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Trending di Hukum Kriminal