Ratusan calon penumpang tampak memadati pelabuhan Roro Parit Rempak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (17/4) malam.
Kondisi ini cukup berbeda dibanding dengan prediksi pihak KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun bahwa puncak arus balik mudik diperkirakan terjadi pada 13-14 April 2024.
Pantauan di lokasi, antrean panjang tidak hanya terlihat di area pintu masuk menuju dermaga. Namun, hal serupa juga terjadi di loket pembelian tiket.
Ratusan calon penumpang tersebut akan diberangkatkan menuju daratan provinsi Riau, Sei Seleri, Sei Pakning, pada pukul 22.00 WIB dengan menempuh waktu perjalanan selama 12 jam.
Salah seorang penumpang, Zulfandi, mengatakan ia memilih menempuh perjalanan menggunakan kapal roro karena harus membawa kendaraan roda empat.
“Akses masuk dan keluar Karimun dengan membawa roda empat kan memang hanya dari pelabuhan roro ini saja,” ujar Zulfandi.
Untuk tarif, kata dia, calon penumpang yang membawa kendaraan mobil dikenakan biaya yang relatif berbeda.
“Ongkos untuk setiap kendaraan yang akan menyeberang berbeda. Tergantung golongannya,” kata dia.
Mengenai tarif, setiap penumpang dewasa dikenakan biaya antara lain dewasa Rp 94.300 dan penumpang bayi Rp 9.600.
Sementara untuk setiap penumpang yang membawa kendaraan roda empat dikenakan tarif bervariasi, tergantung jenis dan golongan.