Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 6 Apr 2023 21:24 WIB

Banding JPU Ditolak Pengadilan Tinggi, Vonis 2 Terdakwa Korupsi Dana Hibah Dispora Tetap 4 Tahun


					Majelis hakim Pengadilan Tinggi Kepri. Foto: Istimewa Perbesar

Majelis hakim Pengadilan Tinggi Kepri. Foto: Istimewa

Upaya banding yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua terdakwa korupsi dana hibah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri ditolak.

Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau memutuskan untuk menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap kedua terdakwa Suparman dan Arif Agus Setyawan. Dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda masing-masing Rp 200 juta subsider 1 bulan penjara.

ADVERTISEMENT

Putusan itu disampaikan langsung Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Kepri di Tanjungpinang, Kamis (6/4).

Humas Pengadilan Tinggi Kepri, Bagus Irawan, menuturkan dalam sidang perdana itu Majelis Hakim memutuskan untuk menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dimana, kedua terdakwa Suparman dan Arif Agus Setyawan terbukti bersalah turut serta pelaku tindak pidana korupsi dana hibah bantuan hibah Provinsi Kepri kepada badan/lembaga/organisasi dibidang olahraga dan kepemudaan yang ternyata dilaksanakan secara fiktif oleh para terdakwa yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 6.215.000.000.

“Menolak banding jaksa penuntut umum. Menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Tanjungpinang dan menetapkan dua terdakwa tetap ditahan,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, selain kedua terdakwa tersebut pihaknya juga akan kembali menggelar sidang dengan kasus yang sama terdakwa tiga terdakwa lainnya pada 11 April 2023 mendatang.

“Untuk terdakwa Mustafa Sasang, Muhammad Irsyadul dan Tri Wahyu Widadi rencananya akan diputus hari Selasa, 11 April 2023,” sebut Bagus.

Sebelumnya, dua terdakwa Suparman dan Arif Agus Setyawan telah dijatuhi pidana oleh PN Tipikor Tanjungpinang penjara 4 tahun dan denda masing-masing Rp200 juta subsider 1 bulan penjara pada 12 Januari 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

Keduanya terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan primair JPU, melanggar Pasal 2 Juncto Pasal 18 nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 KUHP.

Putusan Hakim PN Tipikor Tanjungpinang itu lebih rendah dibandingkan tuntutan 6 tahun penjara dan denda Rp250 juta. Sehingga, JPU mengajukan banding terhadap putusan tersebut ke Pengadilan Tinggi Kepri.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Keluarga Mendiang Halimah hingga Kini Belum Terima Hasil Autopsi

29 Februari 2024 - 10:06 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Keluarga Halimah Diperiksa POM TNI AD Karimun Selama 3 Jam, Didampingi Kuasa Hukum

29 Februari 2024 - 07:32 WIB

IMG 20240229 WA0001 11zon

Sindikat Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi

26 Februari 2024 - 13:46 WIB

IMG 20240226 112753 241 11zon

Kasus Kematian Janda Muda di Karimun Dilimpahkan ke Polisi Militer

24 Februari 2024 - 10:34 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Satgas Anti Mafia Bola Polri Serahkan 4 Tersangka Judi Online ke Kejari Batam

22 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tersangka judi online bola diserahkan ke Kejari Batam

3 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Ditetapkan DPO, Ini Ciri-cirinya

22 Februari 2024 - 16:33 WIB

2 dari 3 DPO pelaku pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Trending di Hukum Kriminal