Menu

Mode Gelap

Warta · 3 Des 2021 18:10 WIB ·

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022


 Ilustrasi bantuan sosial (Bansos). Foto: Dok. Kemensos
Perbesar

Ilustrasi bantuan sosial (Bansos). Foto: Dok. Kemensos

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan tetap memberikan bantuan sosial (Bansos) COVID-19 pada tahun 2022 mendatang.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan meskipun perkembangan COVID-19 belakangan ini menunjukkan tanda-tanda menurun. Namun, belum bisa diketahui sampai kapan pandemi ini akan berakhir.

Maka dari itu, pihaknya tetap memprioritaskan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk dialokasikan pada 2022 mendatang.

“Insyaallah untuk bantuan jaring pengaman sosial sudahpun kita anggarkan pada APBD Kepri tahun 2022 mendatang,” ungkapnya di Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT
advertisement

Ia menjelaskan, bantuan sosial berupa uang tunai bagi warga terkonfirmasi COVID-19 tetap akan dipertahankan untuk tahun mendatang. Dan, jika kasus COVID-19 pada tahun depan terjadi kenaikan, maka bukan tidak mungkin bantuan sembako dan lainnya tetap akan diberikan.

Kemudian, lanjut Ansar, salah priotitas APBD Kepri tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi, salah satunya dengan menggeliatkan kembali UMKM di Kepri. Maka dari itu, Pemprov Kepri juga tetap berkomitmen membantu pelaku UMKM dengan tetap melanjutkan program pinjaman tanpa bunga.

ADVERTISEMENT

“Program pinjaman tanpa bung UMKM yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri akan kita lanjutkan di tahun depan,” jelas Ansar.

Selain itu, Ansar menambahkan, Pemprov Kepri juga terus optimal dan memprioritaskan penanganan COVID-19 di Provinsi Kepri di tahun 2022 mendatang.

“Untuk penanganan COVID-19 tetap kita prioritaskan, dan kita berharap agar pandemi COVID-19 ini dapat segera hilang di Provinsi Kepri,” demikian Ansar.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana diketahui, APBD Kepri 2022 disahkan sebesar Rp 3,870 triliun. Terdiri dari, belanja operasional Rp 2,811 triliun, belanja modal Rp 462 miliar, belanja tidak terduga Rp 30 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 567 miliar. Selain itu, dari pembiayaan sebesar Rp 390 miliar, yakni Silpa sebesar Rp 210 miliar, dan pinjaman sebesar Rp 180 miliar

Sementara pendapatan sebesar Rp 3,480 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,348 triliun, dana perimbangan Rp 2,130 triliun, dan pendapatan lainnya yang sah sebesar Rp 1,26 miliar

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 155 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Pemkab Bintan Alokasikan Rp 1,082 Miliar untuk Program RTLH Tahun Ini

29 Juni 2022 - 21:09 WIB

KPU Kepri Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

29 Juni 2022 - 20:05 WIB

Batam Belum Terapkan Pembelian Minyak Goreng Curah Gunakan PeduliLindungi

29 Juni 2022 - 18:32 WIB

DPC APDESI Lingga Periode 2022-2023 Dilantik

29 Juni 2022 - 13:07 WIB

15 Pejabat Struktural Badan Usaha di BP Batam Dilantik

29 Juni 2022 - 12:27 WIB

DPMPTSP Datangi Holywings Batam, Cek Izin

28 Juni 2022 - 22:58 WIB

Trending di Warta
advertisement