Bidang Teater BASEKAM STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Produksi Film Pendek Komedi Melayu “Nurlela”

Tanjungpinang – Badan Kesenian Kampus (BASEKAM) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau memproduksi film pendek berjudul “Nurlela” yang direncanakan akan tayang pada tahun 2026. Film ini bertemakan genre komedi dengan cerita ringan yang diambil dari kehidupan sehari-hari.

Kegiatan produksi film “Nurlela” dilaksanakan selama empat hari, mulai Jumat, 19 Desember hingga Senin, 22 Desember 2025 di Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

Produksi film ini menjadi salah satu bentuk pengembangan kreativitas mahasiswa pada bidang seni.

Produksi film pendek ini melibatkan sejumlah anggota bidang Teater BASEKAM, di antaranya Dina Nuzilla Ardha Dwi Putri selaku Kepala Divisi Teater sekaligus sutradara, Aquilla Zaskia, Rahmat Tarmizi, Fernando Sastra Sunyoto, dan Saptahadi Ihsan Akbar sebagai anggota teater.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Irfani Zhang, aktor sekaligus penggiat teater yang berperan sebagai penulis naskah film “Nurlela”

Proses Syuting Film Pendek “Nurlela”

Kegiatan produksi ini merupakan tahap awal dari berbagai rangkaian proses produksi film. Tahap produksi menjadi langkah penting dalam pembuatan sebuah film, sebelum nantinya memasuki proses pascaproduksi dan pendistribusian.

Dalam tahap ini, melibatkan beberapa proses, mulai dari perencanaan, pengambilan gambar, hingga penerapan unsur-unsur sinematografi lainnya.

Dina Nuzilla Ardha Dwi Putri menyampaikan bahwa proses produksi film “Nurlela” berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan.

Ia berharap karya tersebut dapat menjadi salah satu karya terbaik bidang Teater BASEKAM dan mampu diterima oleh masyarakat, khususnya mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT
Proses Syuting Film Pendek “Nurlela”
Proses Syuting Film Pendek “Nurlela”

“Melalui produksi film ini, harapan saya semoga berjalan dengan lancar dan menjadi sebuah karya terbaik serta dapat diterima masyarakat, terutama mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau” ujarnya.

Sementara itu, Irfani Zhang selaku penulis naskah sekaligus aktor dalam film tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan produksi film seperti ini harus terus dikembangkan di kalangan mahasiswa.

Menurutnya, karya film dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kampus ke masyarakat luas melalui kreativitas dan karya seni.

ADVERTISEMENT

“Karya-karya seperti ini harus dikembangkan di kalangan mahasiswa dan mudah-mudahan bisa menjadi karya untuk mempromosikan kampus ke depannya. Begitu juga dengan Teman-teman semua harus tetap konsisten dalam berkarya dan membuat film seperti ini,” ungkapnya.

Irfani zhang berharap untuk kedeannya film pendek “Nurlela” dan karya-karya seni lainnya tidak hanya berkembang di lingkungan kampus, tetapi juga mampu bersaing di luar kampus dengan karya-karya terbaik lainnya.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dalam berkarya agar kegiatan produksi film mahasiswa seperti ini dapat terus berkembang di masa mendatang.  (Raihan)

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article