Menu

Mode Gelap

Warta · 10 Jan 2022 15:39 WIB ·

BMKG Imbau Waspada Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Kepri


 Ilustrasi gelombang tinggi dan angin kencang. Foto: BMKG Perbesar

Ilustrasi gelombang tinggi dan angin kencang. Foto: BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kepulauan Riau untuk agar mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Vivi, menyampaikan wilayah Kepri masih dihadapi degan kondisi musim angin utara. Sehingga, potensi angin kencang masih terjadi dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam.

“Musim angin utara ini akan bertahan hingga awal sampai pertengahan Februari (2022) nanti,” ujarnya, Senin (10/1).

Ia menyebut, angin kencan tersebut juga memicu terjadi gelombang tinggi di kawasan perairan Tanjungpinang dan Bintan mulai dari 0,5-2 meter. Oleh karena itu, Vivi mengimbau bagi masyarakat pengguna transportasi laut atau nelayan berhati -hati dengan kondisi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Khususnya di kawasan perairan utara sampai Timur di kabupaten Bintan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk hujan  masih akan terjadi di Pulau Bintan hingga akhir Januari ini. Namun demikian, intensitasnya hanya berkisar ringan hingga sedang dan bersifat lokal.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 30 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Kepri Masih Aman dari COVID-19 Varian Omicron

18 Januari 2022 - 21:17 WIB

Gelar Paripurna, DPRD Lingga Sampaikan Pertimbangan Persetujuan Ranperda P3KP

18 Januari 2022 - 20:50 WIB

Jembatan Amblas Menuju Perumnas Dekat Kantor Lurah Sagulung Bakal Diperbaiki

18 Januari 2022 - 19:39 WIB

Solar dan Pertalite di Karimun Langka, Ini Penyebabnya

18 Januari 2022 - 14:43 WIB

Penjelasan Puskesmas Batu Aji soal Penolakan Urus Surat Kesehatan karena Tidak Gunakan Kemeja

18 Januari 2022 - 12:13 WIB

Menanti Sekdaprov Kepri Definitif, Ansar: Proses Finalisasi di Depdagri

17 Januari 2022 - 22:30 WIB

Trending di Warta