Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 10 Jun 2022 15:35 WIB ·

Cerita Korban Perampokan di STAIN SAR: Kepala Ditutup Kain, Mulut Dilakban


 Dapur tempat perampok STAIN SAR menyekap sejumlah korban. Foto: Istimewa Perbesar

Dapur tempat perampok STAIN SAR menyekap sejumlah korban. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Setidaknya ada 6 orang yang ada di kampus STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) saat terjadi perampokan, Jumat (10/6) dini hari.

Mereka yakni dua orang sekuriti bernama Bambang dan Deva, rekan sekuriti Hafis, Dosen Tedy, Mahasiswa Zulfan, dan seorang staf.

ADVERTISEMENT
advertisement

Salah satu korban, Hafis menceritakan kejadian perampokan bermula lima orang yang memakai sebo dan masker masuk ke gedung kampus yang mengaku dari pihak kepolisian.

Kawanan perampok itu kemudian menyuruh dirinya bersama tiga rekan lainnya berkumpul.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kami disuruh kumpulkan HP dan dompet. Lalu kami disuruh ke dapur,” ujarnya bercerita.

Saat dikumpulkan di dapur, kawanan perampok meminta semua yang ada disana diam dan tidak melawan. Perampok lalu mengikat kaki dan tangan semuanya. Kepala kemudian ditutupi kain dan jaket, sedangkan mulut telah disumpal dan dilakban.

ADVERTISEMENT

“Kami disekap di dapur. Mulut disumpal dengan kepala ditutup. Sedangkan kaki dan tangan diikat,” sebutnya.

Kain yang digunakan pelaku perampokan STAIN SAR menyekap korban. Foto: Istimewa

Ketua Prodi Komunikasi Penyiaran Islam STAIN SAR, Abdul Rahman, menambahkan kawanan perampok ini datang melalui lapangan belakang kampus. Kemudian masuk lewat pintu belakang gedung utama yang saat itu tidak terkunci, pasalnya saat itu ada mahasiswa dan sekuriti yang masih beraktivitas.

ADVERTISEMENT

Kawanan perampok ini, kata dia, masuk dan menyekap serta mengancam sejumlah orang yang ada didalam gedung agar menyerahkan handphone lalu memasukkannya ke dalam bak berisi air.

Dari sana para perampok menuju ke lantai 3 yang kebetulan sedang ada mahasiswa dan dosen tengah mengerjakan sertifikat kegiatan.

“Perampok ini mengetuk pintu. Ketika itu mahasiswa yang didalamnya langsung membuka pintu tersebut. Pelaku langsung menendangnya. Kemudian menyekap dua orang diruangan tersebut di dalam ruangan istirahat dosen,” sebutnya menceritakan.

ADVERTISEMENT

Baca: STAIN SAR Dirampok, Pelaku Sekap dan Pukuli Sekuriti hingga Staf

Beberapa waktu kemudian para pelaku kabur. Sementara salah seorang korban yang lolos memberitahukan kejadian ini ke pihak kampus hingga kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Yang kami baru ketahui server CCTV yang hilang dibawa perampok itu. Untuk barang lainnya kami belum diketahu,” pungkas Rahman.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dari perampokan tersebut.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 74 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

3 dari 7 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal di Bintan Merupakan Ayah dan Anak

6 Juli 2022 - 20:53 WIB

Kepergok Curi Kipas Angin, Maling di Batam Diamankan dan Diikat Warga

6 Juli 2022 - 20:35 WIB

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor
Trending di Hukum Kriminal
advertisement