Menu

Mode Gelap

Warta · 11 Feb 2022 10:50 WIB ·

COVID-19 Meningkat, Sekolah di Tanjungpinang Kembali Daring


 Ilustrasi sekolah daring. Foto: Ist/indonesia.go.id Perbesar

Ilustrasi sekolah daring. Foto: Ist/indonesia.go.id

ADVERTISEMENT
advertisement

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang menutup sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring akibat meningkatnya COVID-19.

Hal ini dituangkan dalam surat edaran No 420/0898/5.3.01/2022 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati tertanggal 10 Februari 2022.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa kebijakan ini berlaku mulai hari ini, Jumat (11/2) dan akan kembali dievaluasi sesuai kondisi pandemi COVID-19.

Disebutkan pula, kebijakan ini merupakan tindaklanjut dari hasil keputusan bersama Forkopimda Kota Tanjungpinang yang digelar Kamis (10/2) kemarin. Di mana diantara alasannya ialah juga untuk mewaspadai penyebaran varian Omicron yang kini mulai meluas di Kepri.

ADVERTISEMENT
advertisement

Selain itu, keputusan kembali memberlakukan pembelajaran secara jarak jauh atau daring ini juga merujuk pada Keputusan Bersama Mendikbud Ristek, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri yang disahkan 21 Desember 2021 lalu.

Didalam edaran itu pula disebutkan beberapa poin penting di antaranya pembelajaran jarak jauh masih sama seperti sebelumnya dengan memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia dan memastikan peserta didik menerima pembelajaran dengan baik dan terukur.

ADVERTISEMENT

Setiap sekolah juga diwajibkan mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan ketat.

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, usai Rakor di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, menerangkan bahwa kasus aktif COVID-19 di ibu kota provinsi Kepri itu terus meningkat. Menurutnya, kasus ini didominasi oleh perjalanan dari luar daerah.

“Ini artinya kondisi dan keadaan yang harus kita pahami bersama bahwa kita harus waspada, tingkatkan protokol kesehatan,” ujar Rahma dalam keterangan yang dirilis di situs resmi Pemkot Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

Rahma juga menjelaskan keputusan memberlakukan pembelajaran jarak jauh bagi pelajar TK hingga SMP ini mengantisipasi lonjakan COVID-19. Terlebih setelah ada pelajar yang terpapar COVID-19.

“Karena kondisi ini, dari hasil rapat bersama kita tutup sementara untuk pembelajaran tatap muka sampai akhir Februari, setelah itu kita evaluasi lagi,” pungkasnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 289 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Polres Bintan Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera

15 Agustus 2022 - 06:32 WIB

Wings Air Mulai Terbang di Karimun Tahun Ini, Berikut Rute Penerbangannya

14 Agustus 2022 - 15:29 WIB

Curhat Sulitnya Dapat Kerja di Batam, Pencaker: Harus Ada Orang Dalam

14 Agustus 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Agendakan Bawa Forum Pemred ke Batam Akhir Agustus

14 Agustus 2022 - 14:48 WIB

Ribuan Pencaker Padati Job Fair di Universitas Putera Batam

13 Agustus 2022 - 21:46 WIB

Warga Citra Indomas Batam Geger Temukan Mayat Membusuk di Indekos

13 Agustus 2022 - 21:33 WIB

Trending di Warta
advertisement