Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 5 Okt 2022 11:07 WIB

Dijanjikan Upah Rp 75 Juta Jadi Kurir Pil Ekstasi, Satpam di Batam Ini Ditangkap


					Kapolresta Barelang saat mengintrogasi pelaku usai konferensi pers. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Kapolresta Barelang saat mengintrogasi pelaku usai konferensi pers. Foto: Ist/kepripedia.com

Anto (47) seorang pria yang berprofesi sebagai Satpam di Kota Batam harus ditangkap Jajaran Satresnarkoba Polresta Barelang karena terlibat dalam peredaran narkoba.

Anto ditangkap di bilangan parkir Hotel Pasifik, Batu Ampar Batam, Senin (19/9) lalu, setelah menjemput puluhan pil ekstasi.

ADVERTISEMENT

Aksi ini bukan kali pertama bagi Anto. Dari hasil pemeriksaan, ia sudah 4 kali melakoni peran sebagai kurir pil ekstasi tersebut. Ia bertugas

“Jadi untuk modus pelaku ini sudah empat kali untuk menjemput dan mengantar pil ekstasi. Terakhir kali penjemputan sebelum ditangkap polisi, pelaku menjemput 30 ribu butir pada pada Agustus 2022,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, Selasa (4/10). 

Anto bertugas menjemput dan mengambil kiriman bungkusan ekstasi dari Johor Malaysia yang diangkut oleh tekong dan diletakkan di sebuah pantai. Ia lalu mengantarkan barang haram tersebut ke sebuah tempat hiburan. Di mana rencananya akan di drop di sebuah parkiran FI Club.

Kepada polisi, Anto mengaku tidak mengetahui siapa yang akan mengambil barang tersebut usai didrop.

Aksinya yang terakhir ini tercium polisi, ia harus tertangkap basah saat mengambil paket tersebut.

“Namun setelah tersangka mengambil barang haram tersebut. Kita langsung menyergap di pinggir pantai tersebut,” lanjut Kombes Pol Nugroho.

Dari penangkapan Anto, Polisi menyita barang bukti terdiri dari sekarung tepung yang dikemas plastik warna putih berisi 10 paket dengan rincian 49.143 butir pil ekstasi dengan jenis logo ‘Ferrari’ berat 7.338,57 gram. 

ADVERTISEMENT

Lalu 6 pelet plastik berisi 29.267 butir pil narkotika ekstasi warna cokelat muda berbentuk persegi panjang dengan logo “Gucci” berat netto 10.931,70 gram. 

Menurut pengakuannya, ia dijanjikan upah sebesar Rp 75 juta. Tapi, ia saat itu baru diberikan uang Rp 25 juta, dan akan dibayar sisanya jika berhasil mengantar paket tersebut.

Anto pun tak berkutik, kini ia dijerat pasal  114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU Ri No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup dan denda Rp 1 miliar. 

ADVERTISEMENT

Kasus ini masih dalam pengembangan polisi. Polisi belum berhasil mengamankan tekong speedboat yang men-drop barang itu ke bibir pantai.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kapal Berbendera Singapura Ditangkap di Perairan Kepri, Selundupkan Sabu 106 Kg

18 Juli 2024 - 19:30 WIB

Konferensi pers penangkapan kapal penyelundup sabu sabu

Butuh Uang Bayar Kos, Pria di Lingga Nekat Bobol Konter HP

18 Juli 2024 - 19:15 WIB

Pelaku saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polsek Daik Lingga

Bejat, Pria di Lingga Cabuli Anak Tiri Saat Penghuni Rumah Tidur

18 Juli 2024 - 18:59 WIB

Ilustrasi pencabulan

Penipu Modus Lowongan Kerja di Bintan Dibekuk Polisi

15 Juli 2024 - 10:53 WIB

IMG 20240715 104847 11zon

Pelaku Penipuan Janjikan Pekerjaan di Bintan Ditangkap Polisi, Korban Bayar Jutaan Rupiah

15 Juli 2024 - 09:28 WIB

WhatsApp Image 2024 07 14 at 20.39.52

Polisi Ringkus 4 Pelaku Pengeroyokan: Salah Satu Pelaku Wanita Pesanan Korban

9 Juli 2024 - 11:18 WIB

IMG 20240709 WA0017 11zon
Trending di Hukum Kriminal