Menu

Mode Gelap

Warta · 22 Mei 2022 12:56 WIB

DKPKH Diminta Data Sapi Lokal Guna Penuhi Kebutuhan Rutinitas dan Idul Adha


					Ilustrasi Petugas memeriksa kesehatan sapi atau lembu. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Ilustrasi Petugas memeriksa kesehatan sapi atau lembu. Foto: Ismail/kepripedia.com

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) menghitung kebutuhan dan jumlah sapi lokal di daerah. Termasuk kemungkinan harga sapi yang akan meningkat, jika kebutuhannya dikirim dari Natuna dan Anambas akibat biaya transportasi. 

Namun demikian, seandainya pemenuhan dari kabupaten/kota tidak memungkinkan, maka pihaknya juga akan meminta izin membawa sapi dari provinsi lain yang tidak terdeteksi wabah penyakit mulut dan kulit (PMK).

ADVERTISEMENT

“Kita rapatkan dulu supaya lebih tahu kondisi sebenarnya. Agar, tidak timbul persepsi kekurangan, padahal sapi lokal kita di Anambas dan Natuna banyak,” katanya saat ditemui usai pelaksanaan upacara Hari Kebangkitan Nasional 2022 di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat (20/5).

Ia juga akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait guna mengetahui lebih jauh mengenai kebutuhan dan persediaan sapi lokal di kabupaten/kota. Baik untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha Juli 2022 mendatang, serta kebutuhan rutin di seluruh daerah.

“Termasuk pemenuhan kebutuhan rutinitas, walau tidak terlalu banyak. Namun, yang perlu kita perhitungkan untuk kebutuhan hari raya idul adha,” ucapnya.

Sementara itu, sebelumnya DKPKH Kepri mencatat total populasi sapi di seluruh kabupaten/kota saat ini mencapai 27 ribu ekor. Sementara, kebutuhan sapi kurban untuk perayaan Hari Raya Idul Adha di Kepri diprediksi sekitar 4 ribu ekor.

“Kalau kita ukur tahun lalu saja kebutuhan hewan kurban 3.850 ekor, maka tahun ini tidak akan jauh berbeda sekitar 4 ribu ekor,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPKH Kepri, Honismandri.

Meski terbilang cukup untuk memenuhi pasokan hewan kurban, hingga kini DKPKH masih menunggu kebijakan lanjutan mengenai penghentian kiriman dari Sumatera. Sebab, kebijakan pencegahan PMK ini hanya bersifat sementara, dan masih ada waktu agar pasokan sapi dari daerah lain bisa kembali normal.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bupati Nizar dan Gubernur Ansar Lepas Takbir Keliling di Dabo

10 April 2024 - 22:00 WIB

IMG 20240410 WA0064

Tahun 2024, Pemda Bintan Siapkan Rp 5,5 M untuk Insentif RT/RW

8 April 2024 - 20:34 WIB

IMG 20240328 WA0101

Sambut Idul Fitri 1445 H, Segini Besaran THR Honorer, PTT dan THL Pemkab Bintan

7 April 2024 - 21:29 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan

Polda Kepri Siapkan 216 Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran di Pelabuhan Punggur

6 April 2024 - 11:38 WIB

IMG 20240406 WA0004 11zon

KPPLP Adakan Mudik Gratis Naik Kapal Negara Kijang-Dabo, Kuota Terbatas

6 April 2024 - 08:58 WIB

IMG 20240406 050552 888 01 11zon

Jamin Keamanan Mudik, BNN Tanjungpinang Tes Urine Penumpang dan ABK Pelabuhan SBP

5 April 2024 - 13:13 WIB

IMG 20240405 WA0043
Trending di Warta