Menu

Mode Gelap

Pojok · 16 Jun 2022 22:47 WIB ·

Era TV Digital


 Ilustrasi Penggunaan STB. Foto: Kominfo Perbesar

Ilustrasi Penggunaan STB. Foto: Kominfo

ADVERTISEMENT
advertisement

Digitalisasi penyiaran tengah dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan menghentikan siaran TV analog yang kemudian beralih ke siaran TV digital.

TV analog atau disebut Switch Off (ASO) akan dimatikan paling lambat November 2022 mendatang. ASO adalah peralihan televisi ke disebut migrasi digital.

Televisi digital atau DVT adalah jenis mengunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan gambar suara jernih dan data ke pesawat televisi dan adanya suatu proses perubahan.

Suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Nah untuk perbedaan mendasar dari TV Analog dan TV digital adalah penerimaan gambar melalui pemancar.

ADVERTISEMENT
advertisement

Proses pengelolaan sinyal dan juga pirantinya. Pada televisi digital penerimaan siaran High definition televisi atau disebut (HDTV) pada dasarnya sama saja dengan televisi analog.

Namun pada stasiun televisi digital memancarkan gelombang elektromagnetik termodulasi dengan frekuensi tertentu yang sesuai frekuensi yang dipakai oleh kanal tersebut.

ADVERTISEMENT

Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan di televisi digital gunakan modulasi digital dimana gelombang informasi merupakan data-data digital yang berupa bit-bit biner.

“Terkait televisi yang masih analog tidak perlu menganti TV. Cukup menambah perangkat Set Top Box (STB) saja,” ujar Staf Khusus Menkominfo, Rosarita Niken Widiastuti.

Caranya kata dia STB dapat merubah sinyal digital yang diterima dari pemancar kedalam format analog agar dapat ditampilkan kedalam televisi analog.

ADVERTISEMENT

“Jadi tak usah khawatir apa bila televisi masih analog atau belum digital. Cukup tambahkan saja STB,” kata dia.

Dia menambahkan kecanggihan televisi digital yakni menyajikan kualitas gambar dan suara jernih hingga teknologinya yang efisien.

Siaran televisi digital terestrial diklaim menyajikan kualitas gambar. Bahkan resolusi lebih tajam ketimbang analog yang mampu memiliki ketahanan terhadap perubahan lingkungan yang terjadi karena pergerakan pesawat penerima.

ADVERTISEMENT

Untuk penerima mobile TV misalnya terjadi dalam kendaraan mobil yang bergerak sehingga tidak terjadi gambar bergoyang atau berubah kualitas seperti televisi analog.

Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi derau dan fading serta kemudahan untuk dilakukan proses perbaikan atau recovery.

#ASO #analogswitchoff #TVdigital #siarandigitalindonesia #ASO2022

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 39 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Babinsa Kuala Raya, Koramil 04/Dabo, Kodim 0315/TPI bantu Salah satu Petani Warga Binaannya

1 Juli 2022 - 13:30 WIB

HUT PP Polri 2022, Kepala BP Batam Terima Anugerah Bintang Bhakti Tri Dharma Nararya

1 Juli 2022 - 10:35 WIB

Anggota Koramill 04/Dabo, Kodim 0315/TPI Diturunkan Bantu Penanganan Banjir di Dabo

30 Juni 2022 - 15:29 WIB

100 Lansia Dapat Bingkisan Dalam Peringatan Harganas 2022 Provinsi Kepri

30 Juni 2022 - 13:41 WIB

Peduli Sesama, Dinsos Kepri Gelar Khitanan Massal 80 Anak Panti Asuhan di Batam

29 Juni 2022 - 21:15 WIB

Kapolda Kepri Tabur Bunga di Laut, Kenang Jasa Pahlawan

29 Juni 2022 - 19:55 WIB

Trending di Pojok
advertisement