Menu

Mode Gelap

Advertorial · 13 Mar 2023 20:08 WIB

Gubernur Sebut Pemerintah Pusat Cepat Tanggap Tangani Longsor Natuna


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Ismail/kepripedia.com

Advertorial – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah cepat tanggap dalam menangangi dampak paska bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Natuna.

Menurutnya, mulai dari sehari paska bencana hingga saat ini perhatian pemerintah pusat terhadap Pulau Serasan, Natuna, sangat membantu para korban yang terdampak.

Hal itu terbukti dari tindakan tanggap darurat yang dilakukan olen Kepala BNPB RI. Letjen TNI Suharyanto dan jajarannya yang turun langsung ke Natuna guna memastikan penanganan longsor di pulau terluar itu berjalan maksimal.

“Sehari paksa bencana, saya bersama Kepala BNPB langsung kesana. Guna memastikan langsung penanganan longsor, juga menyalurkan bantuan kepada para korban,” katanya di Tanjungpinang, Senin (13/3).

Baca: Kemensos Salurkan Bantuan Korban Longsor di Natuna Total Rp 1,14 Miliar

Tak hanya sampai disana, Ansar melanjutkan, hingga sepekan paska bencana sudah tiga Menteri turun meninjau lokasi longsor di Serasan. Mulai dari, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dan Menteri Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.

Pada kesempatan itu, Mensos Risma turut menyalurkan bantuan logistik sandang, pangan, dan papan, kepada para korban longsor di lokasi pengungsian dengan total senilai Rp 862 juta.

Sementara, dalam tinjauan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menjanjikan akan membangun 100 unit rumah untuk para korban longsor.

Baca: Lahan 3 Hektar Disiapkan untuk Relokasi Permukiman Korban Longsor Serasan

“Pembangunannya memakai dana APBN, sedangkan Pemkab Natuna menyiapkan lahan. Pembangunan 100 rumah itu diperkirakan rampung dalam kurun waktu delapan bulan,” ujar Ansar.

Selain itu, ditambahkan Ansar, dirinya juga mengapresiasi BMKG dan BRIN yang telah melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) guna mendukung operasi pencarian dan evakuasi korban. Sehingga berjalan lancar tanpa terkendala cuaca seperti hujan dan angin kencang.

“Data terakhir masih ada 8 orang yang hilang. Mudah-mudahan semua korban hilang ditemukan,” ucap Ansar.

Gabung dan ikuti kami di :

Konten ini merupakan Advertorial Diskominfo Kepri

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Insiden “Pengusiran” Wartawan Berakhir Damai, KPU Lingga Minta Maaf: Harap Tak Terulang

2 Maret 2024 - 17:17 WIB

Ketua KPU Lingga bertemu sejumlah wartawan

NasDem Paling Banyak, Berikut 25 Nama Bakal Duduki Kursi DPRD Lingga

2 Maret 2024 - 16:21 WIB

Kantor DPRD Lingga

Hasil Lengkap Perolehan Suara Pemilu DPRD Kabupaten Lingga 2024

1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Hasil Pemilu 2024 DPRD Kabupaten Lingga

Asyik! Ada Beasiswa untuk 1.500 Mahasiswa Kepri Berprestasi di Tahun 2024

1 Maret 2024 - 14:28 WIB

images 6

Polda Kepri Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2024 Selama 14 Hari ke Depan

1 Maret 2024 - 14:21 WIB

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin. Foto: Ist/kepripedia.com

Ribuan Pencaker Ikuti Job Fair 2024 di Bintan, Begini Harapan Roby Kurniawan

1 Maret 2024 - 12:37 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengunjungi Job Fair 2024