Anambas — Di gugusan pulau paling utara Kepulauan Riau, semangat pengabdian Polri bukan sekadar slogan. Di tengah laut yang memisahkan satu pulau dari pulau lain, kehadiran seorang anggota polisi punya arti yang dalam bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Tahun 2026 ini, Propam Polri genap berusia 24 tahun. Bagi Sie Propam Polres Kepulauan Anambas, momen itu tidak hanya dirayakan dengan upacara atau kegiatan internal. Mereka memilih turun langsung ke masyarakat yang membutuhkan, membagikan bantuan sosial.
“Propam hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kasipropam Polres Kepulauan Anambas, IPTU Muslim, menegaskan semangat peringatan HUT ke-24 Propam Polri.
Menurutnya, pengawasan dan penegakan disiplin di tubuh Polri bukan tujuan akhir. Ada tujuan yang lebih besar: memastikan institusi kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hingga ke pelosok wilayah kepulauan.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H., melalui IPTU Muslim menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan memberikan pelayanan yang humanis.
“Propam punya peran penting memastikan anggota Polri menjalankan tugas sesuai aturan dan kode etik. Tapi tidak berhenti di situ. Kami juga ingin membangun kepercayaan masyarakat melalui keteladanan,” jelasnya.
Bagi warga di wilayah kepulauan, perhatian sederhana bisa berarti besar. Sapaan, kepedulian, dan kehadiran seorang anggota Polri menjadi pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
“Kehadiran Propam di tengah masyarakat diharapkan menjadi wajah Polri yang lebih humanis. Polisi yang tidak hanya hadir saat ada persoalan hukum, tetapi juga peduli kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambah IPTU Muslim.
Semangat itulah yang digaungkan dari Kepulauan Anambas dalam peringatan HUT ke-24 Propam Polri tahun 2026. Di balik tugas menjaga disiplin dan profesionalisme anggota, ada cita-cita besar: membangun institusi kepolisian yang semakin dipercaya, dihormati, dan dicintai masyarakat.
Dari Anambas, pesan itu terus bergema:
Propam hadir untuk menjaga marwah institusi. Propam hadir untuk memastikan anggota Polri tetap di jalan pengabdian. Dan ketika masyarakat membutuhkan, Polri hadir memberi kepedulian.
Dari Kepulauan Anambas untuk Indonesia, pengabdian tidak boleh mengenal jarak.