Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 26 Mar 2022 00:01 WIB ·

Ini Identitas Pelaku yang Diduga Jambret di Pasar Jodoh, Polisi: Korban dan Barang Bukti Tak Ada


 Pria yang diduga jambret ditangkap warga di Pasar Seken, Jodog, Batam. Foto: Istimewa Perbesar

Pria yang diduga jambret ditangkap warga di Pasar Seken, Jodog, Batam. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja mengamankan Nasrul (55) warga Ramayana Jodoh, diduga menjambret di Pasar Seken Jodoh, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, menjelaskan pelaku ditangkap warga karena diduga melakukan penjambretan Handphone milik seorang warga. Namun, ketika  ditangkap barang bukti tidak ditemukan dari pelaku. 

“Warga langsung mengamankan pelaku dan membawa ke pos sekuriti Avava Ramayana,” ujarnya, Jumat (25/3) malam. 

Diketahui, sebelum polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Terlebih dahulu Nasrul mendapatkan bogem mentah di wajah dan kepala. 

ADVERTISEMENT
advertisement

Sebab, warga murka begitu melihat ada aksi penjambretan. Beruntung saja nyawa Nasrul dapat diselamatkan dari amukan massa. Ia lantas diamankan ke pos sekuriti. 

Hingga akhirnya anggota Polsek Lubuk Baja datang ke lokasi dan menggiring Nasrul ke Polsek guna proses lebih lanjut. 

ADVERTISEMENT

Proses pemeriksaan secara intensif dilakukan terhadap Nasrul dan terhadap para saksi-saksi. Namun, pihak kepolisian belum menemukan siapa yang menjadi korbannya. Begitu juga barang bukti yang minim.

“Tidak ada barang bukti serta yang menjadi korban dugaan sementara pelaku belum sempat beraksi namun keburu ketahuan oleh warga dan langsung diamankan,” terang dia.

View this post on Instagram

A post shared by kepripedia.com (@kepripediacom)

ADVERTISEMENT

Kepada polisi, pria baru baya itu mengaku tidak punya pekerjaan yang tetap alias pengangguran. 

“Keseharian, hanya di rumah. Untuk kerja pelaku pengangguran dia tinggal sendiri,” ujar Kompol Budi. 

Karena tidak ada bukti kuat dan korban, Kompol Budi menghimbau masyarakat untuk melaporkan, apa bila ada menjadi korban pelaku agar dapat ditindaklanjuti. 

ADVERTISEMENT

Namun, jika tidak ada korban dan barang bukti kuat, maka 1×24 jam Nasrul akan kembali dibebaskan dari tuduhan penjambret HP. 

“Kita imbau warga yang menjadi korban silahkan membuat laporan guna proses lebih lanjut,” pesan dia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 161 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Respons Kadisdik Soal Oknum Guru SD Cabuli Belasan Siswa di Kundur

4 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Oknum Guru SD di Kundur Karimun Lakukan Pelecehan 11 Siswa Laki-laki

3 Agustus 2022 - 16:51 WIB

Pemilik Toko Dara Akhirnya Jadi Tersangka

2 Agustus 2022 - 20:28 WIB

Seorang Pria di Batam Tertangkap saat Congkel Mesin ATM

29 Juli 2022 - 17:45 WIB

Ketum HIPMI Mardani Maming Resmi Ditahan KPK, Penyuap Meninggal

29 Juli 2022 - 08:22 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement