Menu

Mode Gelap

Warta · 2 Mar 2024 17:17 WIB

Insiden “Pengusiran” Wartawan Berakhir Damai, KPU Lingga Minta Maaf: Harap Tak Terulang


					Ketua KPU Lingga bertemu sejumlah wartawan mediasi insiden pengusiran saat liputan pleno terbuka. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua KPU Lingga bertemu sejumlah wartawan mediasi insiden pengusiran saat liputan pleno terbuka. Foto: Istimewa

Insiden ‘pengusiran’ salah satu wartawan oleh petugas KPU Lingga saat meliput Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemiu 2024 tingkat Kabupaten Lingga Kamis (29/2) lalu berakhir dengan damai.

Hal ini usai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lingga, Ardhy Aulya bersama sekretaris bertemu langsung dengan Willy, wartawan media marwahkepri yang mengalami insiden ‘pengusiran’ itu dan wartawan lainnya di kedai kopi Kusuma, Daik Lingga, Sabtu (2/3) untuk menyelesaikan kesalahfahaman tersebut secara kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

Ardhy pada kesempatan itu menyampaikan permintaan maaf KPU Lingga dan menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.

Menurutnya indisen itu tidak harus terjadi, mengingat selama ini KPU Lingga dan para wartawan media berkolaborasi untuk mensukseskan jalannya Pemilu 2024.

“Semestinya kejadian ini tidak terjadi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa KPU Lingga telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang ke depannya.

“Saya terlebih minta maaf sebesar-besarnya kepada semua rekan-rekan wartawan, khususnya Willy, kami mohon dimaklumi,” kata Ardhy yang juga pernah berprofesi sebagai wartawan itu.

Dengan ini, Ardhy pun berharap dapat kembali bersama-sama dengan awak media menuntaskan Pemilu 2024 yang sudah diujung tahapannya dengan lancar. Serta bersiap untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024 ini.

Sementara itu Willy, yang sempat mengalami perlakuan tak mengenakkan dari petugas KPU saat akan meliput rapat pleno terbuka itu berharap kedepannya hal serupa tidak lagi terjadi.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, wartawan merupakan corong informasi pemerintah untuk disampaikan kepada masyarakat umum dan tindak tanduk wartawan telah diatur dalam UU Pers.

“Kita berharap hal-hal serupa yang menghalangi kinerja wartawan tidak lagi terjadi. Bukan hanya di KPU, begitu pun dengan lembaga pemerintahan lainnya,” harap Willy.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

PT Soma Daya Utama Jawab Polemik Soal Distribusi ke SPBE Karimun

23 Juni 2024 - 13:03 WIB

IMG 20240623 WA0019 11zon 1

Jemaah Haji Asal Bintan Tiba di Tanah Air

23 Juni 2024 - 12:29 WIB

IMG 20240623 WA0015 11zon

Momentum Idul Adha 1445 H, Lanal TBK Sembelih 4 Ekor Sapi dan 11 Ekor Kambing

18 Juni 2024 - 12:10 WIB

IMG 20240618 115755 11zon

Mahasiswa di Tanjungpinang Unjuk Rasa Tolak Tapera, RUU Penyiaran dan RUU TNI-Polri

15 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240615 WA0038 11zon

Kepri Dapat 2 Ekor Sapi Kurban Sumbangan Presiden RI

14 Juni 2024 - 14:50 WIB

Ilustrasi sapi kurban

KPU Kepri Buka Penerimaan 5.906 Pantarlih, Honor Rp 1 Juta

14 Juni 2024 - 14:45 WIB

IMG 20240614 WA0016 11zon
Trending di Warta