Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 21 Jul 2022 22:05 WIB

Jaksa Ungkap Modus 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan TPA di Tanjunguban


					Mantan Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu, usai ditetapkan tersangka korupsi lahan TPA di Tanjunguban. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Mantan Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu, usai ditetapkan tersangka korupsi lahan TPA di Tanjunguban. Foto: Ismail/kepripedia.com

Niat untuk melakukan tindak pidana korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Tanjunguban, Bintan diduga sudah direncanakan sejak lama oleh Kepala Dinas Perkim Bintan, Herry Wahyu, Cs.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan, I Wayan Riana, berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang ditemukan.

ADVERTISEMENT

Sebagaimana disebutkan I Wayan dalam konferensi pers, Rabu (20/7). Kadis Perkim, Herry Wahyu diduga melakukan korupsi pengadaan lahan TPA tersebut bersama 2 orang lainnya yakni atas nama Supriatna dan broker Ari Syafdiansyah.

Baca: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA di Tanjunguban, Kadis Perkim Bintan Ditetapkan Tersangka

Disebutkan, Hery Wahyu kala itu menghubungi Ari Syafdiansyah dan mengungkapkan akan ada pengadaan lahan TPA Sampah di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Dari informasi tersebut, tersangka Ari kemudian bergegas mencari lahan yang akan digunakan untuk TPA yang dimaksud.

“Ari lalu bertemu tersangka Supriatna, pihak yang memegang surat wajib daftar 1981 dengan luas lahan sekitar 2 hektare,” beber Kajari Bintan.

Dari sana, Ari dan Supriatna kemudian sepakat mengurus tanah tersebut ke pemerintah agar diterbitkan surat sporadik. Tertanggal 26 April 2017, terbitlah sporadik lahan tersebut dengan nomor 10/kts/2017 atas nama Ari.

Namun, surat sporadik yang telah terbit itu lokasinya tidak sama dengan lokasi yang menjadi dasar penerbitan surat tersebut. Selain itu ada tumpang tindih dan over lap di atas 3 bidang tanah milik orang lain yang juga telah bersertifikat.

Adapun tumpang tindih tersebut dengan lahan milik Thomas yang mengantongi SHM Nomor 406 tahun 1997. Kemudian lahan milik Maria dengan SHM Nomor 390 tahun 1997, serra lahan milik Suzzana dengan SHM Nomor 196 tahun 1997.

ADVERTISEMENT

Lahan yang dibawa Ari itu juga  terkena Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 5.711 meter persegi.

“Kemudian  ditetapkan panitia perencanaan persiapan dan pelaksanaan dalam pengadaan lahan TPA. Namun dalam pelaksanaannya masing-masing panitia ditemukan tidak melakukan tugas sesuai  tanggungjawabnya. Seperti tidak ada dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT). Lalu tidak dilakukan pendataan awal lokasi rencana pembangunan. Bahkan tidak memverifikasi status hukum tanah, juga tidak mengecek status kawasan hutan (HPT) dan tanah tidak bersengketa,” ungkap I Wayan.

Baca: 3 Tersangka Dugaan Korupsi Lahan TPA di Tanjunguban Langsung Ditahan

Dari temuan itu, disinyalir dokumen lahan itu memang sengaja dipalsukan fan dibuat seolah-olah benar (tidak palsu) untuk mendapatkan ganti rugi lahan. Sehingga penyidik menyimpulkan jika ketiga tersangka memiliki peran masing-masing. Dan juga diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi.

ADVERTISEMENT

“Lahan tersebut bersengketa dan masuk kawasan hutan, sehingga tak dapat dimanfaatkan. Sehingga sesuai kesepakatan tiga saksi ahli serta pihak kejaksaan, maka kerugian negaranya sebesar Rp 2,44 miliar (total loss),” ungkapnya.

Dapam kasus ini ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 UU 31 Tipikor Jo Pasal 55 KUHP. Mereka terancam pidana kurungan maksimal 20 tahun.

Sementara ini ketiganya masih ditahan dan dititipkan ke Sel Mapolres Bintan dengan masa penahanan pertama 20 hari, dan dapat diperpanjang.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Danpomdam I/BB Kunjungi Keluarga Halimah di Karimun, Sampaikan Bela Sungkawa

21 Februari 2024 - 13:43 WIB

IMG 20240221 WA0008 11zon

7 Fakta Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

20 Februari 2024 - 12:55 WIB

IMG 20240217 WA0023 11zon

Oknum Anggota TNI di Pusara Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun, Kapolres: Statusnya Praduga Tak Bersalah

20 Februari 2024 - 08:56 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Polisi Uji Materi dan Pengamatan CCTV Kasus Tewasnya Janda Muda di Karimun

19 Februari 2024 - 16:20 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Nilai Ada Kejanggalan, Keluarga Minta Keadilan Atas Tewasnya HA

18 Februari 2024 - 15:47 WIB

IMG 20240218 WA0020 11zon

Pacar Janda Muda yang Ditemukan Tewas di Karimun Oknum Anggota TNI

18 Februari 2024 - 15:08 WIB

IMG 20240218 WA0018 11zon
Trending di Hukum Kriminal