Menu

Mode Gelap

Warta · 25 Mar 2023 17:36 WIB

Jembatan Penghubung Menuju Kawasan Pertanian Tanah Putih Putus


					Jembatan box cover menuju kawasan pertanian Tanah Putih terputus. Foto: Istimewa Perbesar

Jembatan box cover menuju kawasan pertanian Tanah Putih terputus. Foto: Istimewa

Jembatan box cover penghubung jalan arah menuju jalan alternatif daerah pertanian Tanah Putih menuju Dusun Tanjung Paku, Desa Marok Tua terputus akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir.

Masyarakat pun meminta Pemerintah Kabupaten Lingga cepat tanggap dan segera melakukan perbaikan agar dapat kembali dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas.

ADVERTISEMENT

“Pembangunan jalan dan jembatan dibangun dengan tujuan menjadi alternatif masyarakat dan petani menuju area perkebunan. Jalan ini nantinya juga akan sebagai akses penghubung masyarakat ke pusat perekonomian, dan akan menjadi wacana akses jalan lingkar menuju desa Resang, Singkep Selatan,” kata Naga salah seorang warga pemilik kebun, Sabtu (25/3).

Dikatakan, jalan yang belum lama dibangun ini juga sebagai jalan perintis lingkar dari Desa Marok Tua menuju Desa Resang di Kecamatan Singkep Selatan. Dengan jalan alternatif itu dapat memperpendek rentang kendali masyarakat.

“Saat ini dari 4,3 km jalan yang akan di buka baru terbangun dengan pengaspalan lebih kurang 1,5 km dan satu jembatan penghubung,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat masyarakat dan pemilik kebun akan melakukan pekerjaan swadaya membuka jalan sejauh 2,8 km agar tersambung, dan menembus ke titik jalan menuju desa Marok Tua, Dusun Tanjung Paku hingga menghubung ke jalan desa Resang, Singkep Selatan.

“Sementara jalan yang saat ini dari titik persimpangan Marok Kecil, Singkep Selatan dan Singkep Barat hampir 8 km,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, jalan alternatif dari Tanah Putih menuju Dusun Tanjung Paku, Desa Marok Tua dibangun saat pemerintahan Bupati Alias Wello.

Saat itu, Awe (sapaan akrab Alias Wello) merencanakan daerah tersebut sebagai destinasi pertanian untuk mendukung program pemerintahannya. Selain sebagai pusat pertanian, daerah ini juga direncakan akan sebagai kawasan wisata pertanian. Bahkan saat ini ada salah satu pusat pembibitan sapi di daerah tersebut yg di miliki oleh pemkab Lingga.

ADVERTISEMENT

Jembatan ini sudah beberapa kali di tinjau oleh pihak PUPR Lingga namun kerusakan box cover tersebut belum juga terealisasi hingga saat ini terputus.

Saat ini berbagai jenis pertanian di kembangkan masyarakat pemilik kebun untuk memenuhi kebutuhan lokal. Akibat terputusnya jalan aktivitas petani menjadi terganggu dan lumpuh.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi hingga 14 Hari ke Depan, Berikut Sasarannya

15 Juli 2024 - 09:58 WIB

IMG 20240715 WA0011 11zon

Operasi Patuh Jaya 2024 Digelar 15-28 Juli, Ini 14 Jenis Pelanggaran Lalu-Lintas yang Ditindak

15 Juli 2024 - 09:44 WIB

IMG 20220602 151321 233 e1654168644951

Alami Masalah Medis Saat Melintasi Laut Natuna Utara, Basarnas Evakuasi Kru Kapal TRF Kashima

15 Juli 2024 - 09:13 WIB

WhatsApp Image 2024 07 15 at 07.42.16

Tutup Diklat BST-KLM dan SKK 60, Ini Pesan Kepala KSOP Kelas I TBK ke Peserta

14 Juli 2024 - 10:43 WIB

IMG 20240714 WA0005 11zon

Menaker RI Resmikan Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam, Peluang Turunkan TPT

11 Juli 2024 - 14:49 WIB

Menaker RI Ida Fauziyah Resmikan Satpel Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batam

Pemprov Kepri Kucurkan Anggaran Hingga Rp 226 Miliar untuk Pilkada 2024

11 Juli 2024 - 14:36 WIB

Ilustrasi Pilkada Kepri 2024
Trending di Warta