Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 8 Jul 2022 16:34 WIB ·

Kasus Penyekapan di STAIN SAR Belum Ada Titik Terang, Kapolres Bintan: Mohon Waktu dan Doanya


 STAIN Sultan Abdurrahman. Foto: Dok STAIN SAR Perbesar

STAIN Sultan Abdurrahman. Foto: Dok STAIN SAR

ADVERTISEMENT
advertisement

Sebulan telah berlalu, namun hingga kini kasus perampokan di kampus STAIN Sultan Abdurrahman di Kabupaten Bintan belum menemui titik terang.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, mengaku pihaknya mengalami sejumlah kendala dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kami belum dapat menemukannya dan kita tidak bisa sampaikan masalah itu secara rinci,” ujarnya, Kamis (7/7).

Sejauh ini, lanjut Tidar, pihak kepolisian hanya mengetahui aksi perampokan yang dilakukan komplotan penjahat tersebut bedasarkan hanya dari keterangan saksi. Mulai dari penyekapan kemudian di buangnya barang bukti.

ADVERTISEMENT
advertisement

Fakta sementara, dalam kejadian itu tidak ada barang-barang atau dokumen yang hilang. Hanya uang sebesar Rp 700 ribu yang dirampas dari dompet satpam kampus.

Baca: Polisi Selidiki Perampokan dan Penyekapan di STAIN SAR

“Jadi tidak ada dokumen yang diambil mereka dan barang yang mengarah ke sesuatu hal. Hanya uang itupun dari dompet korban,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

“Masih berlanjut penyelidikannya tapi kita lakukan secara konvensional dan bertahap,” tambah Tidar.

Kapolres meminta, masyarakat dapat bersabar dan memberikan waktu kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

Baca: STAIN SAR Dirampok, Pelaku Sekap dan Pukuli Sekuriti hingga Staf

Sebelumnya, Warga Bintan sempat dihebohkan dengan aksi perampokan Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman, Kecamatan Toapaya, Bintan, Jumat (10/6) dinihari.

ADVERTISEMENT

Perampokan tersebut dilakukan komplotan terdiri dari 5 orang dengan membawa senjata tajam. Para perampok sempat menyekap dan memukul 6 orang yang berada di gedung utama kampus tersebut.

Adapun korban yang disekap yaitu dua orang satpam Bambang dan Deva serta rekan satpam Hafis, dosen Tedy, Staf Eko dan Mahasiswa Zulfan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 47 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Tak Jera, Residivis Ini Kembali Diringkus Usai Mencopet di Pasar Tos 3000 Jodoh

11 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Polisi Ringkus Jambret di Tanjung Uma, Sudah 20 Kali Beraksi di Wilayah Batam

11 Agustus 2022 - 12:11 WIB

Kapolri Tegaskan Beri Hukuman Terberat untuk Ferdy Sambo dan Anak Buah

9 Agustus 2022 - 20:10 WIB

Penyalur PMI Ilegal di Pelabuhan Internasional Batam Ditangkap, Untung Rp 1 Juta per Korban

8 Agustus 2022 - 21:00 WIB

Kurang 24 Jam, 3 Pencuri Toko Cakrawala Petshop Sagulung Diringkus

8 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement