Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Hadiri Pelantikan PMB Batam 2025-2039, Tekankan Peran Mubalig Wujudkan Kota Madani

Batam – Suasana penuh semangat dan khidmat menyelimuti Hotel Golden View, Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 1 November 2025.

Persatuan Mubalig Batam (PMB) resmi melantik pengurus barunya untuk periode panjang 2025–2039, sekaligus menggelar rapat kerja dengan mengusung tema besar: “Menguatkan Peran Mubalig dalam Membangun Umat dan Kota Madani.”

ADVERTISEMENT

Acara yang menjadi titik tolak perjalanan dakwah 14 tahun ke depan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, mencerminkan sinergi erat antara para penceramah agama dengan pemerintah daerah.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang juga menjabat Ketua Dewan Pertimbangan PMB, Iman Sutiawan, dalam sambutannya menegaskan momentum ini sebagai langkah strategis.

“Sebuah momentum penting untuk meneguhkan ukhuwah dan memperkuat peran muballigh dalam membimbing umat menuju kebaikan,” ujarnya.

Ia melanjutkan dengan harapan yang mendalam, “Semoga PMB Batam terus menjadi pelita yang menebar dakwah dengan hikmah, mempererat persaudaraan, dan menginspirasi harmoni di tengah keberagaman masyarakat Batam yang kita cintai.”

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyoroti peran strategis PMB dalam mewujudkan visi Kota Madani. Menurutnya, para mubaligh bukan sekadar penyampai ajaran agama, tetapi juga mitra pemerintah yang crucial dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan.

Amsakar memberikan gambaran nyata tentang tingginya semangat keagamaan masyarakat Batam. “Batam ini kota modern, tapi masyarakatnya sangat antusias terhadap kegiatan spiritual. Ketika para ustaz datang, jamaahnya selalu ramai. Rumah tahfiz tumbuh pesat, zakat yang terkumpul pun meningkat dari waktu ke waktu. Itu semua menjadi indikator bahwa spiritualitas di Batam terus tumbuh,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak para mubaligh untuk memperluas cakupan dakwah hingga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan. “Sampaikan kepada umat bahwa kebersihan sebagian dari iman. Mari kita terus rajut harmoni di tengah keberagaman. Itulah ciri sejati kota madani, bersih, rukun, dan dirahmati,” pesan Amsakar.

ADVERTISEMENT

Komitmen Berinovasi dan Memperluas Dakwah

Sementara itu, Ketua Umum PMB Kota Batam yang baru dilantik, Resdin Efendi Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Batam. Ia menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan dakwah.

“Ke depan, PMB tidak hanya berdakwah di masjid atau musala, tetapi juga akan berkolaborasi dengan instansi pemerintah dan lembaga sosial lainnya. Dengan kebersamaan, insyaallah dakwah damai di Kota Batam dapat terwujud,” tegas Resdin.

ADVERTISEMENT

Acara pelantikan dan rapat kerja ini turut diwarnai kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Sekda Kota Batam Firmansyah, jajaran Forkopimda, Kakan Kemenag Budi Darmawan, Ketua MUI Kota Batam KH. Lukman Rifai, serta para pengurus PMB yang baru dilantik.
Kehadiran mereka semakin mengukuhkan komitmen bersama untuk membangun Batam yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article