Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 24 Feb 2022 18:07 WIB ·

Paket 2 Kaleng Biskuit dari Aceh ke Batam Ketahuan Berisi 756 Gram Ganja


 Barang bukti paket berisi ganja yang diamankan. Foto: Istimewa Perbesar

Barang bukti paket berisi ganja yang diamankan. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Tim Cyber Crawling bersama Tim Anjing pelacak Bea Cukai Batam berhasil mengamankan narkotika jenis ganja bernama Marijuana pada Selasa, 8 Februari 2022 lalu.

Ganja seberat bruto 765 gram tersebut diselundupkan dalam dua kaleng makanan yang dikirim dari Aceh dengan tujuan Batam.

Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani, menjelaskan, kronologi penindakan NPP (Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor) bermula dari adanya informasi bahwa akan ada pemasukan paket barang kiriman asal Aceh dengan tujuan Batam yang diduga berisi NPP.

“Jadi informasi tersebut kemudian diteruskan ke tim anjing pelacak untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut” ujar Undani dalam pesan tertulis diterima kepripedia, Kamis (24/2).

ADVERTISEMENT
advertisement

“Tim Anjing Pelacak melakukan pelacakan terhadap barang kiriman yang masuk ke Batam asal Medan dan Aceh di Drop Point jasa kurir yang bertempat di Batam Center” sambungnya.

Pada saat proses pelacakan, Anjing K-9 tersebut menunjukkan respons terhadap salah satu paket yang berasal dari Aceh.

ADVERTISEMENT

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam ditemukan daun kering berwarna hijau kecoklatan yang disembunyikan di dalam dua kaleng biskuit.

Selain mengamankan dua kaleng biskuit tersebut petugas juga mengamankan beberapa bungkus makanan dan kopi kemasan yang diduga digunakan untuk menyamarkan bau.

Untuk menguji barang tersebut dilakukan tes narkoba didapati hasil bahwa daun kering tersebut merupakan Ganja/Cannabis Sativa/Marijuana.

ADVERTISEMENT

“Atas temuan tersebut petugas segera menerbitkan surat bukti penindakan dan berkoordinasi dengan Polresta Barelang Batam untuk proses penanganan dan pengembangan lebih lanjut,” paparnya.

Disebutkan, penyelundupan narkotika dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati / penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 78 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Pesawat Inggris Masuk ke Teritorial Indonesia Tanpa Izin Bakal Dikenakan Denda

14 Mei 2022 - 18:13 WIB

Komplotan Pencuri Motor di Batam Diringkus Polisi, Sudah Beraksi di 12 Lokasi

13 Mei 2022 - 22:45 WIB

Kerugian Kasus Skimming Bank Riau Kepri di Batam Mencapai Rp 800 Juta

12 Mei 2022 - 14:06 WIB

Dilaporkan ke Polda Kepri, Kasus Skimming Bank Riau Kepri di Batam Mulai Diselidiki

11 Mei 2022 - 22:04 WIB

Kurang dari 4 Jam, 3 Perampok Indomaret di Batam Berhasil Diringkus Polisi

9 Mei 2022 - 20:38 WIB

Bawa Rokok Ilegal, 14 Mobil Diamankan Petugas di Pelabuhan Punggur

1 Mei 2022 - 13:50 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement