Menu

Mode Gelap

Warta · 14 Mei 2022 20:03 WIB

PDAM Tirta Kepri Akan Dipanggil Gubernur Kepri


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai menghadiri HUT BNNP Kepri ke 20. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai menghadiri HUT BNNP Kepri ke 20. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Persoalan pasokan air dari PDAM Tirta Kepri di Tanjungpinang yang belakangan ini sempat tersendat ke rumah-rumah warga, menjadi atensi Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk memanggil Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri untuk dimintai keterangan.

Pemanggilan tersebut disebutkan, untuk memastikan kondisi keuangan PDAM yang beberapa waktu lalu disebut tidak mampu mengganti alat mesin yang rusak, sehingga menganggu pelayanan kepada pelanggan.

ADVERTISEMENT

“Nanti kita lihat sampai sejauh mana persoalan yang dihadapi dan bagaimana keuangannya,” ungkapnya di Tanjungpinang.

Jika kondisi keuangan PDAM Tirta Kepri sebegitu terbatasnya sehingga tidak mampu membeli alat tersebut, maka Pemprov Kepri akan mengambil tindakan untuk tidak mengambil setoran dari hasil keuntungan PDAM ke kas daerah.

Sehingga, anggaran yang seharusnya menjadi pendapatan daerah tersebut bisa langsung digunakan untuk merevitalisasi alat yang sudah seharusnya diganti atau diperbaiki.

“Yang penting mereka bisa merecovery setiap kerusakan-kerusakan sementara waktu. Makanya, apakah selamanya begitu, kita carikan solusinya lah,” katanya.

Pemprov Kepri juga mempertimbangkan, untuk menggaet investor untuk bekerjasama dalam mengembangkan sistem penyediaan air minum (SPAM) guna memenuhi kebutuhan air bersih di Kepri.

Seperti di Kota Batam yang pelayanan dasar air bersihnya dikelola oleh swasta.

“Batam saja bisa lancar karena kerjasama. Makanya, disini juga lebih baik ada kerjasama dengan investor,” sebut Ansar.

ADVERTISEMENT

“Ya makanya kita ini sedang pembicaraan awal dengan pihak investor china yang serisu ingin mengembangkan SPAM dan air minum di Kepri,” sebutnya lagi.

Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua, sebelumnya juga meminta Pemprov Kepri untuk turun tangan dan lebih serius membenahi PDAM Tirta Kepri. Karena, pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat seharusnya menjadi tugas pokok pemerintah dan prioritas karena terkait dengan pelayanan dasar.

“Bahkan kalau perlu kesampingkan dulu hal-hal lain yang tidak menyentuh langsung kepada pelayanan masyarakat,” ungkapnya di Tanjungpinang, kemarin.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, kondisi sebagian besar mesin, pompa, kelistrikan, hingga pipa yang ada dan beroperasi saat ini sudah berusia tua dan rentan rusak. Dan, jika sudah rusak, pihak PDAM Tirta Kepri tidak mampu menggantikan alat akibat keterbatasan anggaran.

Seperti, kasus yang terjadi 2 pekan terakhir dimana mesin pompa di Waduk Sei Gesek mengalami kerusakan. Sehingga, mengganggu pelayanan air bersih ke masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut diperparah lagi terjadi di tengah perayaan menyambut lebaran.

“Sehingga, sangat mengganggu kekhusukan masyarakat dalam menyambut datangnya hari kemenangan,” katanya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Wak JK



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Insiden “Pengusiran” Wartawan Berakhir Damai, KPU Lingga Minta Maaf: Harap Tak Terulang

2 Maret 2024 - 17:17 WIB

Ketua KPU Lingga bertemu sejumlah wartawan

NasDem Paling Banyak, Berikut 25 Nama Bakal Duduki Kursi DPRD Lingga

2 Maret 2024 - 16:21 WIB

Kantor DPRD Lingga

Hasil Lengkap Perolehan Suara Pemilu DPRD Kabupaten Lingga 2024

1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Hasil Pemilu 2024 DPRD Kabupaten Lingga

Asyik! Ada Beasiswa untuk 1.500 Mahasiswa Kepri Berprestasi di Tahun 2024

1 Maret 2024 - 14:28 WIB

images 6

Polda Kepri Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2024 Selama 14 Hari ke Depan

1 Maret 2024 - 14:21 WIB

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin. Foto: Ist/kepripedia.com

Ribuan Pencaker Ikuti Job Fair 2024 di Bintan, Begini Harapan Roby Kurniawan

1 Maret 2024 - 12:37 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengunjungi Job Fair 2024
Trending di Warta