Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 3 Mar 2022 09:18 WIB ·

Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal Ditangkap, Mengaku Untung Rp 1 Juta per Orang


 Konferensi pers penangkapan pengiriman PMI Ilegal melalui Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Konferensi pers penangkapan pengiriman PMI Ilegal melalui Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Pria berinisial S (49) asal Lombok Tengah diringkus Unit Reskrim Polsek Nongsa beberapa waktu. Ia terlibat dalam penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke negeri jiran.

Menurut S pengiriman empat calon PMI itu baru pertama kali dilakoni. Rencananya mereka akan diberangkatkan melalui pelabuhan tikus di kota Batam. Namun, saat akan membawa para PMI tersebut, aksinya berhasil digagalkan polisi.

“Baru pertama kali ini saya melakukan aksi pengiriman PMI. Saya dapat hasil Rp 1 juta per orang,” akuinya pada awak media dalam konferensi pers di Polsek Nongsa, Rabu (2/3).

Dia menyebut aksi tersebut dilakukan karena ada seseorang yang dirinya kenal menyuruh untuk merekrut orang  kerja ke luar negeri. Tergiur dengan itu dirinya merekrut calon PMI asal Lombok tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Saya bahwa ke Batam dari Lombok dan akan berangkat ke Malaysia untuk kerja di perkebunan sawit,” kata dia.

Baca: Seorang Pria Ditangkap di Nongsa, Diduga Terlibat Pengiriman PMI Ilegal

ADVERTISEMENT

Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvian, menjelaskan bahwa pelaku meminta uang ke para calon PMI untuk biaya akomodasi dan operasional.

“Sebanyak Rp 40 juta diberikan calon PMI ke pelaku. Satu orang dipungut biaya Rp 10 juta,” katanya.

Modus dalam pengiriman PMI ilegal ini, kata dia, pelaku membujuk para calon PMI  dengan pekerjaan dan pelaku bisa mendistribusikannya ke negeri jiran.

ADVERTISEMENT

“Jadi modus pelaku bisa memberangkatkan korban ke Malaysia untuk kerja sebagi PMI tanpa dokumen resmi,” kata dia.

Kasus pengiriman ini terkuak pada Sabtu (26/2) lalu sekitar pukul 17. 00 WIB di bilangan Nongsa. Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofyan Rida melakukan penyelidikan di lapangan.

Kemudian pelaku bersama empat calon korban berhasil diamankan dan digiring ke Polsek Nongsa guna pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Kini, pelaku dijerat 81 Jo pasal 83 UU RI No.18 Tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 191 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Polisi Bekuk Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur di Sekupang

21 Mei 2022 - 22:46 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri Ditangkap Saat Hendak Pergi ke Lombok

21 Mei 2022 - 22:38 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri di Batam Dikabarkan Diringkus di Bali

21 Mei 2022 - 16:48 WIB

Pura-pura Minta Maaf, Berujung Penikaman Karyawan Nagoya Foodcourt

20 Mei 2022 - 11:11 WIB

Ruko Dibobol Saat Pemilik Pulang Kampung, 4 Pelaku Diamankan

19 Mei 2022 - 22:16 WIB

10 Kg Sabu Tangkapan BNNP Kepri dari 2 Kurir Jaringan Internasional Dimusnahkan

18 Mei 2022 - 17:06 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement