Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar dengan kapasitas 2 gigawat bakal dibangun di Pulau Tjombol dan Pulau Sugie, Kabupaten Karimun.
Pembangunan PLTS ini akan dilakukan oleh perusahaan asal Singapura, PT Gurin Energy dengan perwakilannya di Indonesia PT Panah Perak Megasarana.
“PLTS ini berskala besar. Lokasi pembangunannya di pulau Tjombol dan Sugi,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (30/5).
Diketahui, saat ini sudah masuk tahap MoU antara kedua perusahaan tersebut bersama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun.
Baca Juga
Aunur Rafiq, menyebutkan jika pembangunan PLTS ini akan berdampak terhadap berkelanjutan terhadap masyarakat. Selain akan turut meluaskan jaringan pemenuhan listrik, nantinya tentu akan menarik tenaga lokal dalam proses pembangunannya.
Bahkan, Bupati Karimun 2 periode ini mengaku telah meminta agar pihak perusahaan memprioritaskan 70 persen tenaga kerja lokal dalam pembangunan PLTS tersebut.
“Prioritas 70 persen tenaga lokal ini sudah dimintakan kepada pihak perusahaan, bahkan mereka menyanggupinya 80 persen,” sebutnya.
Sementara itu, Dirut PT Panah Perak Megasarana, Agussalim Igarashi, mengungkapkan pihaknya menargetkan pembangunan PLTS tersebut selesai hingga 5 tahun.
“Target sekitar 5 tahun, karena ada konstruksi yang kabel bawah laut dan darat. Ini memakan waktu 3 sampai 4 tahun. Kemudian, kesiapan lahannya 1 hingga 2 tahun,” kata dia.
Dijelaskannya untuk daya listrik yang dihasilkan nantinya untuk kebutuhan lokal dan ekspor ke Singapura.
“Sebagian besar untuk ekspor, namun yang diutamakan tetap kebutuhan lokal dulu,” jelasnya.
