Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 14 Mar 2022 21:59 WIB ·

Pria di Batam Nekat Curi Kabel di Bekas Tempatnya Bekerja untuk Kebutuhan Sehari-hari


 Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono saat interogasi HS di sela-sela konferensi pers, Senin (14/3). Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono saat interogasi HS di sela-sela konferensi pers, Senin (14/3). Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Seorang pria di Kota Batam, berinisial HS nekat mencuri kabel panel listrik di J&J Club dan KTV Windsor beberapa waktu lalu.

Belakangan diketahui, HS merupakan mantan cleaning service di tempat hiburan malam di Nagoya itu.

ADVERTISEMENT
advertisement

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, dalan konferensi pers, Senin (14/3) menjelaskan bahwa pelaku melakukan pencurian pada Senin 21 Febuari 2022 lalu.

Tempat hiburan itu saat itu memang sudah tidak beroperasi sejak 15 Januari 2022 karena kotrak gedungnya telah habis.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sudah habis kontraknya jadi tak beroperasi lagi. Sementara pelaku juga tinggal di TKP,” ungkap Kompol Budi. 

Sehari setelah HS beraksi, pemilk berinisial Y meninjau kabel-kabel di tempat tersebut. Lalu ia menemukan beberapa kabel yang terpangkas.

ADVERTISEMENT

Dari sana, pemilik tersebut meminya petugas listrik untuk melihat kabel apa saja yang hilang.

Hasilnya, diketahui bahwa sekitar 50 m kabel power ujuran 4×25 mm, 25 roll kabel k/c ukuran 4×6 mm, 45 roll kabel lampu ukuran 1.5 mm, dan 35 roll stop kontak ukuran 2.5 mm hilang. 

Korban kemudian juga mengaku kehilangan pipa AC serta selang 300 batang pipa cond 3/4. Selain itu sebanyak 70 buah tedas simpang 3 ui/k 3/4, 15 roll selang AC 3/4 dan 15 roll selang AC 1/2 yang turut hilang.. 

ADVERTISEMENT

“Korban mengalami kerugian kisaran Rp 95 juta. Lalu korban membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja,” terangnya. 

Laporan tersebut ditindak lanjuti, dan dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi lalu mengamankan HS di simpang Dam Muka Kuning, Jumat (11/3) kemarin. 

HS yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolsek Lubuk Baja juga mengakui bahwa ia telah mengambil kabel tersebut.

ADVERTISEMENT

“Total dapat Rp 1 juta, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar HS.

Akibat perbuatannya, HS dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 196 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

Maling Bongkar 3 Kotak Infak Masjid Al Falah Tanjungpinang

3 Juli 2022 - 14:12 WIB

Penyelundupan 42 PMI Ilegal di Batam Digagalkan, Seorang Panyalur Tersangka

2 Juli 2022 - 19:48 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement