Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 5 Jan 2023 21:31 WIB

Program Pinjaman Tanpa Bunga UMKM di Kepri Bakal Dilanjutkan Tahun 2023


					Bank Riau Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Bank Riau Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, bakal kembali melanjutkan program pinjaman bunga tanpa bunga untuk UMKM pada tahun 2023 ini.

Hal ini menyusul tingginya animo masyarakat dalam memanfaatkan program pinjaman bunga nol persen tersebut pada tahun 2022 kemarin.

ADVERTISEMENT

Menurut data dari Bank Riau Kepri, tercatat hingga 30 Desember 2022, total plafond kredit yang sudah terealisasi sebesar Rp 14,217 miliar.

Jika dirincikan tertinggi Kabupaten Natuna sebanyak 214 UMKM dengan plafond kredit Rp 4,075 miliar, Tanjungpinang sebanyak 208 UMKM dengan plafond Rp 3,956 miliar, dan Karimun sebanyak 118 UMKM dengan plafond Rp 2,245 miliar.

Kemudian, Kota Batam sebanyak 82 UMKM dengan plafond Rp 1,470 miliar, Lingga sebanyak 73 UMKM dengan plafond Rp 1,307 miliar, Bintan sebanyak 38 UMKM dengan plafond Rp 747 juta, dan Anambas sebanyak 22 UMKM dengan plafond Rp 417 juta.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menilai program yang dijalankan sejak tahun 2021 ini terbukti mampu membantu pelaku UMKM sebagai tambahan modal usaha. Sebab, bunga pinjaman telah ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov Kepri sehingga pemilik usaha tidak perlu memikirkan bayat bunga pinjaman.

“Program ini efektif untuk memulihkan ekonomi Kepri, dan manfaatnya pun bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, jadi kita lanjutkan program ini di tahun 2023,” ujar Ansar.

Ia menyebutkan, masyarakat harus mengetahui tentang program subsidi bunga nol persen ini agar program ini berjalan maksimal dan dimanfaatkan masyarakat.

Mantan Bupati Bintan ini menyebutkan, melihat data dari Dinas Koperasi dan UKM Kepri, per tanggal 19 Januari 2022 terdapat sebanyak 146.638 UMKM.

ADVERTISEMENT

Dengan jumlah yang tergolong banyak tersebut, UMKM menurutnya mampu menjadi tulang punggung perekonomian Kepulauan Riau apalagi di masa-masa pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat.

“Kalau lebih banyak yang memanfaatkan program ini kita akan buat klasifikasi usahanya. Saya yakin masih banyak masyarakat yang belum tau informasi ini, agar bersama pemerintah daerah dan Bank Riau Kepri bantu sosialisasikan program ini,” kata dia.

Sebagaimana sebelumnya, detail skema kredit yang diberikan adalah kredit modal kerja maupun investasi bagi pelaku UMKM dengan plafon maksimal sebesar 20 juta rupiah.

ADVERTISEMENT

Bunga yang dikenakan kepada debitur adalah murni 0 persen di mana debitur mendapat subsidi bunga dari Pemprov Kepulauan Riau sebesar 9 persen efektif menurun.

Sementara untuk jangka waktu kredit yang diberikan adalah selama 24 bulan, tidak dikenakan biaya provisi namun ada biaya administrasi sebesar Rp 50 ribu.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pelaku IKM di Bintan Meningkat 3 Kali Lipat

16 April 2024 - 17:17 WIB

Ilusstrasi Industri Kecil Menengah IKM

Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Stadiun Badang Perkasa Karimun

1 April 2024 - 13:12 WIB

IMG 20240401 085130 11zon

LKPj APBD Bintan 2023: Pendapatan Capai Target, IPM dan Angka Kemiskinan Menurun

29 Maret 2024 - 13:24 WIB

IMG 20240329 WA0009 resized 20240329 064717782 11zon

Disperindag Karimun Gelar Operasi Pasar di Teluk Uma: Harga Gas 3 Kg Hanya Rp 20 Ribu

19 Maret 2024 - 13:29 WIB

IMG 20240319 WA0004 11zon

BPR Bintan Berikan Dividen Rp 1,8 Miliar ke Pemkab Bintan

14 Maret 2024 - 22:33 WIB

Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah Razak

H-1 Ramadhan 1445 H, Stok Cabai Merah Pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun Habis

11 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pedagang cabai di Pasar Baru Tanjungpinang
Trending di Ekonomi Bisnis