Menu

Mode Gelap

Advertorial · 23 Nov 2023 14:27 WIB

Progres Pergeseran Warga Rempang, 83 KK Telah Menempati Hunian Sementara


					Warga mendiami hunian sementara di pulau Rempang. Foto: Istimewa Perbesar

Warga mendiami hunian sementara di pulau Rempang. Foto: Istimewa

BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap sembilan Kepala Keluarga (KK) asal Rempang ke hunian sementara.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa kesembilan KK tersebut berasal dari kampung yang berbeda. Ada yang dari Tanjung Banon, Blongkeng, Sembulang Tanjung serta Pasir Panjang.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyampaikan jika total keseluruhan warga yang telah bergeser ke hunian sementara pun ikut bertambah menjadi 83 KK.

“Kesediaan warga untuk bergeser merupakan bentuk dukungan terhadap program Rempang Eco-City. Kami berharap, jumlah tersebut terus bertambah,” ujar Ariastuty, Selasa (21/11/2023).

Ia menegaskan, BP Batam pun terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Pulau Rempang.

Mengingat, proyek Rempang Eco-City merupakan Program Strategis Nasional (PSN) dan mendapat atensi serius dari banyak pihak.

Meskipun demikian, lanjut Ariastuty, upaya tersebut tetap berpedoman kepada aturan hukum yang berlaku serta instruksi dan arahan pemerintah pusat.

“Pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang butuh proses. Sesuai arahan Kepala BP Batam, kami pun akan terus memfasilitasinya dengan maksimal,” pungkasnya.

Sementara, warga asal Blongkeng, Suriana, menegaskan jika pergeseran terhadap keluarganya merupakan pilihan dari hati tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

ADVERTISEMENT

Ia mengungkapkan, pilihan tersebut berangkat dari keinginan agar perekonomian masyarakat bisa lebih maju dengan adanya program pembangunan Kawasan Rempang.

“Harapan saya agar ekonomi warga bisa lebih baik  dari hari ini. Sehingga, kehidupan masyarakat pun bisa berubah. Kami yakin, program pemerintah itu pasti memberikan kebaikan untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan Suriana, Rohayah mengatakan bahwa dirinya ingin generasi muda di Pulau Rempang mendapatkan peluang untuk bekerja dengan terealisasinya program Rempang Eco-City.

ADVERTISEMENT

Ia berharap, program ini bisa segera terealisasi dan memberikan manfaat ekonomi untuk masyarakat.

“Kami ingin lebih maju ke depan. Dengan proyek ini, harapan itu terbuka. Pemerintah pasti memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Konten ini merupakan Advertorial

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Job Fair Digelar Lagi, Roby Optimis Angka Pengangguran Terbuka Semakin Menurun

8 Juni 2024 - 09:41 WIB

Sambutan Bupati Bintan Roby Kurniawan di Pembukaan Job Fair 2024

Biznet Sempurnakan Hidup Masyarakat Kota Batam dengan Bandwidth Lebih Besar dan Harga Lebih Terjangkau

7 Juni 2024 - 10:31 WIB

Promo Biznet Juni

Bakat Hebat Siap Dilahirkan, Roby Resmi Buka Bupati Cup 2024

29 Mei 2024 - 11:39 WIB

Pembukaan Turnamen Bupati Cup 2024 Bintan

Bupati Bintan Sebut Olahan Pangan Lokal Punya Potensi Untuk Mendunia

9 Mei 2024 - 10:13 WIB

Bupati Bintan bersama peserta pelatihan pengolahan produk

Resmi Ditutup Bupati Roby, Bintan Timur Sabet Piala Bergilir MTQH Ke XIII Bintan

29 April 2024 - 10:55 WIB

Penyerahan piala MTQ ke VIII Bintan ke Kecamatan Bintan TImur

Kampung KB Tanjungpinang, Terbaik di Provinsi Kepri

4 April 2024 - 15:34 WIB

Kampung KB Abyakta